Bresman Marboen (61) dan istrinya, Sri Widyawati, warga RT 11 RW 007, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur terancam terisolasi dikarenakan jalan satu-satunya menuju kediaman mereka tertutup tembok yang mengelilingi SMK N 69 Jakarta. (Suara.com/ Yaumal)
Namun, janji tinggal janji, ungkap Bresman, hingga saat ini SMK N 69 tetap memutuskan menutup akses menuju rumahnya dengan membangun tembok.
Bresman hanya berharap agar pemerintah DKI Jakarta segera memberikan solusi bagi dia dan keluarganya. Baginya akses jalan sangat penting. Terlebih istrinya, Sri Widyawati mengidap penyakit jantung.
Ketika ditemui Suara.com, Bresman mengaku istrinya baru saja pulang dari rumah sakit setelah beberapa hari dirawat.
Dengan adanya akses jalan seperti sedia kala, lebih memudahkan dirinya membawa sang istri berobat ke rumah sakit.
Lebih lanjut, ia menyebut akan akan sulit jika terjadi hal darurat, semisal harus buru-buru menuju ke rumah sakit terdekat.
Komentar
Berita Terkait
-
Terpopuler: Pegawai Minimarket Disekap Perampok, Adik Tusuk Kakak di Jaktim
-
Akses Jalan Ditutup Tembok SMKN 69 Jakarta, Tangis Marboen Pecah Cemas Penyakit Jantung Istri Kumat
-
Kronologi Penembokan Akses Jalan Warga oleh SMKN 69 Jakarta
-
Akses Jalan Rumah Ditembok Pihak SMKN 69 Jakarta, Warga: Kalau Kondisi Darurat seperti Kebakaran, Bagaimana?
-
Nasib Punya Tetangga Rese, Mobil Tak Bisa Melintas Gegara Kandang Ayam Tutupi Akses Masuk
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis