Diketahui Nenek Atik kini sudah dipulangkan ke rumah anaknya yang lain, sementara anak yang diduga memperlakukannya kasar tersebut saat ini berada di Bandung. Terungkap pula bahwa anak itu berada di Bandung untuk keperluan pekerjaan.
"Dan permasalahan dengan anaknya ternyata kesalahpahaman belaka. Emak ingin ikut ke Bandung sama anaknya tapi anaknya ga bisa ajak emak karena dia bekerja di Bandung," tutur tim Uncle Teebob, dikutip dari akun Instagram resminya.
"Ternyata anak itu adalah anak yang paling emak sayangi karena anak paling kecil," sambungnya. "Dan teriakan emak 'nyeri nyeri' itu adalah upaya emak supaya ga ditinggal anaknya pergi kerja."
Tentu saja penjelasan ini membuat publik ikut merasa lega, setidaknya ini menunjukkan bahwa Nenek Atik dalam kondisi baik-baik saja bersama anak-anaknya.
"Emaaakkk pinter akting nyeri nyeri segalaaaa... kann jadi kitanya nyumpahin anaknyaaaa maap yakkk. Ada aja idenya makkkk," komentar warganet.
"Nah, siapa tuh yang udah ngata-ngatain anaknya... istighfar ayeuna keneh... belajarlah tabayyun sebelum ikut mencaci urusan yang kita gak tau sama sekali," sambung warganet.
"Point utamanya permasalahan clear , jadi tidak usah memperpanjang masalah dengan menyalah-nyalahkan perekam dan pengunggah video, orang itu melakukan karena sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama," imbuh yang lainnya.
Tips untuk Berkomunikasi dengan Lansia
Mengobrol dengan lansia memang gampang-gampang susah, apalagi bila mempertimbangkan masalah kesehatan seperti kondisi fisik, emosional, dan sosialnya.
Baca Juga: Sudah Habis Setengah, Wanita Ini Baru Sadar Tak Sengaja Santap Nasi Goreng Daging Babi
Dikutip dari Geriatri.id, ada beberapa tips yang bisa disimak untuk memperlancar komunikasi dengan lansia, seperti berikut:
- Hindari memberi saran, kecuali diminta
- Dengarkan apa kata orang tua
- Terima perbedaan opini
- Bicara dengan suara sedikit lebih nyaring
- Hindari merendahkan
- Pastikan suasana yang nyaman atau tak berisik
- Upayakan untuk tertawa
Berita Terkait
-
Viral Foto Jadul Tahun 1995, Outfit yang Dipakai Dua Remaja Ini Bikin Warganet Salfok
-
Terjaring Razia Operasi Patuh 2022, Pria Ini Malah Dapat Sepatu Gratis dari Polisi
-
Viral Curhat Kesal Lantaran Saudara yang Tinggal Sebelah Rumah Tak Jenguk Kakaknya yang Baru Saja Lahiran
-
Viral Wisatawan Ngaku Diminta Bayar Rp 50.000 Gegara Ketahuan Rekam Kuda di Gunung Bromo, Bagaimana Peraturannya?
-
Cantik dengan Kulit Eksotis, Transformasi Makeup Gadis Ini Dipuji Mirip Rihanna
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
Terkini
-
Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran
-
Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon
-
Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen
-
Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs
-
Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat
-
Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?
-
Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon
-
Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!
-
Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak