Suara.com - Jumlah jemaah calon haji yang meninggal pada Selasa (21/6/2022) bertambah satu lagi. Jemaah bernama Rochma Erviana Prastyawati, 62 tahun. Dia merupakan jemaah kloter khusus dari PT Goenawan Era Wisata.
Berdasarkan informasi yang diterima Media Center Haji (MCH), Rochma meninggal karena serangan jantung. Pun sertifikat kematian alias Certificate of Death milik Rochma sudah diterbitkan.
Rochma tiba di Madinah sejak 18 Juni 2022. Awalnya pada 21 Juni 2022 pada pukuk 07.40 Waktu Arab Saudi (WAS), Rochma mengalami sesak napas saat berada di dalam bua. Rencananya dia mau melakukan city tour di Kota Madinah.
Kemudian, Rochma diturunkan dari bus dan dibawa ke kamar dengan diberikan bantuan oksigen (oxycan) serta dilakukan pemberian obat. Kendati begitu, Rochma tetap sesak napas.
Pada pukul 08.50 WAS, tim medis melakukan tindakan resusitasi. Pukul 08.15 WAS, tim ambulans darurat datang lalu memeriksa kondisi jemaah. Tapi nyawa Rochma tak tertolong.
"Setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait (Kepala Daker Madinah, Konsul Haji, dan KKHI) sampai keluar CoD (Certificate of Death) dan kemudian oleh KKHI dibuatkan surat pengantar untuk proses penguburan jenazah," ujar Kepala Bidang Pengawas Haji Khusus PPIH Arab Saudi, Mujib Roni, dalam pernyataan yang diterima Media Center Haji (MCH).
Sekitar pukul 11.30 WAS jenazah dibawa ke RSAS dibantu oleh Tim Dokter KKHI untuk dilakukan proses pemakaman. Jenazah dikebumikan di Pemakaman Uhud, Kota Madinah, pada pukul 12.00 WAS.
Hingga berita ini disusun, tercatat sudah 8 orang jemaah calon haji 2022 yang meninggal di Tanah Suci.
Baca Juga: Jemaah Indonesia: Haji Tahun Ini Serasa Haji Plus Plus Plus!
Berita Terkait
-
Jemaah Indonesia: Haji Tahun Ini Serasa Haji Plus Plus Plus!
-
Akhirnya Tiba di Tanah Suci, Jemaah Haji Indonesia Menangis Terharu
-
Apa Itu Miqat? Calon Jemaah Haji Wajib Baca Sebelum ke Tanah Suci
-
Bimbingan Ibadah Jemaah Haji, Cara Ibadah hingga Tanya Tips Tahan Kentut
-
Jenis-Jenis Dam Dalam Ibadah Haji dan Cara Membayarnya
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?