News / metropolitan
Stefanus Aranditio | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Tika, emak-emak yang berhasil menggagalkan aksi dua pelaku jambret yang merampas HP anak-anak di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Anak kelas 4 SD yang menjadi korban penjambretan di Jalan Kendaraan 4, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, ternyata sempat diingatkan pemilik warung tempat nongkrong untuk tidak memainkan telepon genggamnya di pintu keluar warung.

Hal itu diungkapkan Fauziah (50), pemilik warung yang menyebut korban bersama sejumlah temannya memang sedang nongkrong sambil memainkan telepon genggamnya.

"Baru juga ngomong sama anak-anak pada ramai di sini, 'eh lu pada berisik banget orang lagi pada tidur. Main dipinggir jalan main HP, nanti disamber orang aja'," kata Fauziah mengulang kalimatnya saat itu saat ditemui wartawan, Kamis (23/6/2022).

Seperti sebuah firasat, apa yang diingatkan Fauziah benar terjadi. Telepon genggam milik korban dijambret pelaku, seorang pria yang datang mengendari sepeda motor berboncengan dengan seorang perempuan.

Baca Juga: Memprihatinkan, Begini Kondisi Cagar Budaya Jembatan Kereta Terowongan Tiga di Matraman

Sementara itu, Tika seorang emak-emak 40 tahun yang menggagalkan aksi pelaku, mengatakan, jauh hari sebelum kejadian itu, adik dan kakak korban juga pernah menjadi korban penjambretan telepon genggam.

"Jadi sudah beberapa kali di sekitaran sini, kakak dan adiknya korban juga pernah di jambret HP-nya," kata Tika.

Seperti pemberitaan sebelumnya, aksi penjambretan yang dilakukan pelaku berhasil digagalkan Tika.

Tika yang berada di lokasi kejadian, langsung menghadang kedua pelaku yang terdiri dari seorang pria dan perempuan, setelah mereka berupaya kabur.

Saat itu korban, berupaya mengejar para pelaku, bahkan seperti terlihat terseret. Kedua pelaku bahkan sempat menabrak tembok rumah warga.

Baca Juga: Kesal Tak Digaji, Satpam Ajak 2 Rekan Gasak Aset Kantornya di Makasar Jaktim

Melihat hal itu Tika tak mau tinggal diam, dia langsung menghadang pelaku sambil membentangkan kedua tangannya.

"Saya hadang, saya teriak jambret. Terus pas saya hadang bilang, mau kemana lu," kata Tika.

Karena panik, pelaku bersama sepeda motornya tercebur ke dalam aliran got. Sementara si perempuan yang dibonceng, melompat menyelamatkan diri.

Berkat teriakan Tika, sejumlah warga langsung keluar rumah. Pelaku pria yang belum diketahui identitasnya, langsung membuang barang curiannya ke got.

Bahkan saat diintrogasi warga, pelaku pria bersikukuh tidak melakukan pencurian. Namun, korban tetap yakin bahwa pria itu adalah pelaku yang merampas handphonenya.

Warga kemudian meminta rekaman CCTV atau kamera pengawas dari salah satu rumah, namun karena tidak bisa diambil saat itu, warga membebaskan pelaku bersama rekan perempuannya, sebab tidak memiliki bukti kuat.

Viral di Media Sosial

Aksi penjambretan itu terjadi pada Rabu (22/6/2022) kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa itu pun viral setelah diunggah akun Instagram @lensa_berita_jakarta.

"Dua orang pelaku pria dan wanita yang berboncengan mengendarai sepeda motor menjambret handphone dari seorang anak kecil," tulis @lensa_berita_jakarta dikutip Suara.com, Kamis (23/6/2022).

Dalam video, awalnya kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor matic berwarna putih dan bernomor polisi B6627 PYK melintas di sebuah gang. Sementara korban sedang duduk sambil memainkan telepon genggamnya di sebuah warung.

Tak berselang lama, pria yang mengendarai sepeda motor, langsung merampas telepon genggam bocah tersebut. Korban sempat mempertahankan telepon genggamnya, sehingga membuatnya seperti terseret sepeda motor yang dikendarai pelaku.

Komentar

terkini