Warga Jambi digegerkan dengan pernikahan sesama perempuan. Ternyata, sang mempelai wanita (NA) tak sadar jika suaminya seorang perempuan meski sudah menikah 10 bulan.
NA ditipu oleh Ahnaf Arrafif alias "Erayani".
Kasus pernikahan "sesama jenis" ini meledak ketika diceritakan akun twitter @fashionkuStyle. Kronologi kasus Ahnaf Arrafif ini terungkap dari unggahan tersebut.
Dalam sebuah thread, Rabu (15/6/2022), pemilik akun mengaku sebagai korban dari mempelai perempuan atau selama ini disebut dengan inisial NA. Sementara Ahnaf Arrafif adalah pelaku.
Penipuan tersebut menimpanya sudah terbongkar sejak 2 April 2022 lalu. Namun, ia baru berani speak up setelah dua bulan karena tak puas dengan proses hukum yang berlaku.
Arrafif yang ternyata bernama bernama Erayani hanya dikenai satu pasal.
"Udah kak, udah di tahan, pelaku cuma satu pasal yang dikenakan. Serasa tidak adil," kata akun @FashionStyle saat menjawab pertanyaan warganet.
Arrafif dikenai pasal penipuan profesi. Dalam kasus ini, Arrafif mengaku sebagai dokter, padahal bukan siapa-siapa. NA yang tak puas meminta Arrafif mendapat hukum yang lebih berat karena sudah melakukan pemalsuan identitas hingga "merampok" uangnya dan keluarganya.
Kronologi lengkap penipuan Erayani bisa dibaca di sini.
Berita Terkait
-
Dua Tahun Gagal, Momen Ibu Dampingi Anaknya Menunggu Hasil SBMPTN Bikin Merinding Netizen
-
Outfit Nasabah Prioritas Viral di Twitter, Komentar Warganet Bikin Ngakak
-
8 Tahun Pesannya Dicueki oleh Kenalan Cewek di Facebook, Sekarang Jadi Pemilik Hatinya
-
Jurnalis Asing Soroti Sikap Tertawa Jokowi saat Menanggapi Guyonan Megawati soal Tukang Bakso dan Papua
-
Sarankan Kepala Ikan Jangan Sejajar saat Dimasak, Alasan Warganet Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI