Suara.com - Keamanan menjelang puncak ibadah haji 2022 semakin diperketat. Penjagaan di akses masuk Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi diperketat.
Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji, Sabtu (25/6/2022), mereka yang hendak masuk bandara, dibatasi. Petugas keamanan yang ditempatkan di pintu masuk semakin banyak.
Mereka yang mau masuk bandara harus memiliki tasreh. Adapun tasreh ini semacam surat jalan guna mengakses area bandara terutama terminal kedatangan jemaah haji.
Dalam tasreh tersebut terdapat nama-nama pengakses area bandara beserta nomor paspor mereka. Nama-nama tersebut akan dicek oleh petugas keamanan di pintu masuk.
Seperti yang dialami beberapa pekerja. Mereka diminta turun dari mobil kemudian diperiksa satu persatu. Jika namanya tidak ada di tasreh, mereka diminta putar balik.
Kepala Daker Bandara, Haryanto, mengatakan Bandara King Abdulaziz berbeda dengan bandara di Madinah. Bandara Internasional King Abdulaziz memiliki pengamanan super ketat, terlebih menjelang puncak haji.
"Di masuk pintu Jeddah, ada sekuriti di pintu pertama. Nah sekuriti baret merah itu yang sangat sulit. Jika kita tidak ada ID Card atau tasreh, pasti tidak bisa diperkenankan masuk," kata Haryanto.
Sekadar informasi, berdasarkan laporan harian Kantor Urusan Haji per 24 Juni 2022, total kedatangan jemaah haji reguler di Arab Saudi 65.134 jemaah, baik yang mendarat di Jeddah maupun Madinah.
Dari jumlah 65.134, dilaporkan ada 53.512 jemaah yang sudah tiba di Makkah. Ini terdiri atas 34.713 dari Madinah dan 18.799 dari Jeddah.
Baca Juga: Sosok yang Bantu Kelancaran Petugas dan Jemaah Haji dalam Transportasi
Berita Terkait
-
Sosok yang Bantu Kelancaran Petugas dan Jemaah Haji dalam Transportasi
-
5 Rukun Haji yang Tidak Boleh Ditinggalkan Tanpa Alasan yang Syar'i
-
5 Cara Mencapai Haji Mabrur, Ketahui dan Ikuti Agar Ibadah Tidak Sia-Sia
-
3 Larangan Jemaah Haji saat Menyeberang di Jalan Mahbas Jin
-
Menu Makanan untuk Jemaah Haji Memantik Pujian: Menu Lengkap, Rasa Nikmat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang
-
Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran
-
Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya