Suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tengah menghadiri KTT G7 ke-48 yang diselenggarakan di Elmau, Jerman pada Senin (27/8/2022) waktu setempat dan bertemu dengan para petinggi negara dunia lainnya.
Adapun salah satu pemimpin negara G7 yang bercengkerama erat dengan Jokowi saat perhelatan tersebut adalah Joe Biden, presiden Amerika Serikat.
Keduanya tampak akrab bercanda gurau dan menyapa satu sama lain dengan hangat.
Bahkan, video Jokowi dirangkul oleh Joe Biden yang diambil saat sesi foto bersama tersebut menjadi bahasan hangat para warganet dan viral. Sejumlah akun juga membagikan video tersevut di Twitter.
Joe Biden rangkul Jokowi saat sesi foto bersama pemimpin G7
KTT negara-negara G7 tersebut dijamu oleh tuan rumah Kanselir Jerman Olaf Scholz di sebuah gedung konferensi yang tampak menghadap ke sebuah perbukitan, seperti yang digambarkan di video unggahan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.
Kanselir Scholz tak lupa mengadakan sesi ramah tamah dan menyambut semua tamu undangan. Ia juga mengajak para petinggi negara G7 untuk sesi foto bersama dan memberikan kesempatan bagi tamu undangan untuk saling bertegur sapa.
Presiden Jokowi sebagai tamu undangan tampak terfokus ke sosok presiden AS Joe Biden dan langsung menyapanya dengan senyuman. Bak kawan akrab, kedua presiden tersebut berdiri berdampingan hingga Biden merangkul Jokowi.
Fenomena keakraban tersebut juga disaksikan oleh pemimpin negara G7 lainnya, salah satunya adalah PM Jepang Fumio Kishida yang berdiri di belakang mereka dan ikut tersenyum bahagia menyaksikan aksi kedua presiden tersebut.
Baca Juga: Jadwal Jokowi ke Rusia dan Ukraina, Minta Vladimir Putin Menghentikan Perang
Banjir komentar warganet
Video dokumentasi KTT G7 yang dirilis oleh Sekretariat Presiden tersebut disoroti oleh publik, terutama warganet. Warganet menyoroti Jokowi dirangkul Joe Biden dan membanjiri video tersebut dengan beragam komentar.
Beberapa dari warganet bangga terhadap presiden Jokowi yang mampu menjalin hubungan persahabatan dengan salah satu pemimpin negara adidaya dunia.
"Presiden Jokowi, saya bangga jadi rakyatnya," ujar seorang warganet.
Komentar serupa juga turut bangga terhadap Jokowi dan menyayangkan komentar negatif warganet lain.
"Ada yang tak rela menerima kenyataan bahwa Jokowi adalah Presiden RI. Rakyat memilih dan mendukungnya. Tak sempurna namun berkarya terbaik bagi negeri. Legacy akan dikenang," tulis warganet lainnya sembari mencolek akun Twitter Jokowi.
Berita Terkait
-
Jadwal Jokowi ke Rusia dan Ukraina, Minta Vladimir Putin Menghentikan Perang
-
Umumkan Nasib Roy Suryo Sore Ini, Polda Metro Ambil Alih Kasus Penistaan Agama Buddha di Bareskrim
-
Polisi Ekspose Kasus Meme Stupa Borobubur Mirip Jokowi Sore Ini, Roy Suryo jadi Tersangka?
-
Profil Marshanda, Artis yang Diberitakan Hilang di Los Angeles
-
Mantap! Presiden Jokowi Dukung Ekspor Gandum dari Negara G7 ke Ukraina
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok
-
BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?
-
Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan
-
Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026