Suara.com - Promosi minuman keras yang dilakukan oleh manajemen Holywings yang ditujukan kepada pelanggan yang bernama Muhammad dan Maria ternyata berbuntut panjang.
Dalam promo tersebut, minuman keras yang diberikan secara gratis kepada pelanggan bernama Muhammad dan Maria itu menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Sejumlah pihak beranggapan jika promo tersebut mengandung SARA sehingga meresahkan masyarakat. Di antaranya masyarakat yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat Forum Betawi Rembug (FBR).
Beberapa waktu lalu, mereka menggeruduk outlet Holywings yang berada di Kalideres, Jakarta Barat. Mereka menyatakan kepada Manajemen Holywings, bahwa promosi minuman keras gratis tersebut telah menyinggung umat beragama, terutama umat muslim.
Kisruh promo bernuansa SARA tersebut akhirnya direspon oleh Pemprov DKI Jakarta. Jajaran Pemprov DKI melakukan penijauan lapangan terhadap keberadaan Holywings.
Kepala Disparekaf DKI Jakarta, Andhika Permata menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan gabungan dan menemukan sejumlah pelanggaran di tempat tersebut.
Pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan pada dokumen perizinan Online Single Submission Risk- Based Approach (OSS ORBA) serta pemantauan di lokasi.
Ternyata, beberapa outlet Holywings di Jakarta belum memiliki sertifikat bar yang terverifikasi.
"Beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” ujar Andhika kepada wartawan, Senin (27/6/2022).
Baca Juga: Tanggapi Pencabutan Izin Holywings, Nikita Mirzani Seret Sejumlah Nama: Jangan Tebang Pilih Dong
Berdasarkan temuan itu, Pemprov DKI Jakarta akhirnya memutuskan untuk menutup 12 gerai Holywings yang berada di wilayah Jakarta.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI, Benny Agus Candra mengatakan, ia mendapat arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mencabut izin 12 gerai outlet Hollywings yang ada di Jakarta.
Berikut 12 outlet Hollywings di Jakarta yang di cabut izin usahanya:
- Hollywings Tanjung Duren Utara
- Hollywings Kalideres
- Hollywings Kelapa Gading Barat
- Tiger
- Dragon
- Hollywings Pantai Indah Kapuk
- Hollywings Reserve Senayan
- Hollywings Epicentrum
- Hollywings Mega Kuningan
- Gorison
- Hollywings Gunarwan
- Vandetta Gatsu
Sebagai informasi tambahan, Nikita Mirzani sebagai salah satu pemegang saham Hollywings mengaku kaget dan syok ketika mengetahui bahwa pemerintah telah mencabut ijin usaha Hollywings.
Ia mengatakan, pemerintah tidak arif dalam membuat keputusan. Namun Nikita tidak memberikan komentar lebih lanjut dan menyerahkan sepenuhnya pada manajemen.
Ia lebih memikirkan bagaimana nasib para ribuan pegawai yang mencari nafkah dan menggantungkan hidupnya di sana.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Tanggapi Pencabutan Izin Holywings, Nikita Mirzani Seret Sejumlah Nama: Jangan Tebang Pilih Dong
-
James Bond Turun Tangan Demo Holywings, Minta Angkat Kaki dari Bumi Lancang Kuning
-
Tanggapi Kasus Dugaan SARA Holywings, Ridwan Kamil Berpesan ke Bima Arya Soal TIndakan Tegas
-
Holywings Ditutup Buntut Penistaan Agama, Nikita Mirzani Singgung Kasus Roy Suryo: Jangan Tebang Pilih Deh
-
Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan: Pajak Holywings Bikin Usaha Lain Cemburu
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!