• Jangan memakan daging hewan liar yang tidak dimasak dengan baik.
• Jauhkan diri sebisa mungkin dari pasien yang terinfeksi cacar monyet.
• Bagi petugas medis yang meneliti atau menangani pasien cacar monyet, harap gunakanlah masker dan sarung tangan saat bertugas.
• Lakukan kebersihan tangan dan tubuh yang baik setelah kontak langaung dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.
• Pisahkan pasien yang telah terinfeksi virus dari orang lain yang mungkin memeiliki risiko terinfeksi.
• Gunakan alat pelindung diri (APD) saat menangani pasien yang sakit.
Faktor Risiko Penularan Cacar Monyet
Bagi siapa pun yang sebelumnya belum pernah terinfeksi virus cacar monyet akan berpeluang untuk mengalami penyakit ini. Tetapi, Anda akan lebih berisiko untuk terjangkit penyakit jika:
• Melakukan kontak secara langsung dengan binatang liar tanpa memakai alat pelindung.
Baca Juga: Benarkah WHO Tetapkan Cacar Monyet Sebagai Darurat Kesehatan Global Gegara Kasus Meningkat?
• Melakukan kontak secara dekat dengan monyet yang terinfeksi virus ini.
• Mengonsumsi daging dan bagian tubuh lain binatang liar, apalagi jika tanpa dimasak hingga matang.
• Merawat orang yang sedang mengalami cacar monyet.
• Melakukan penelitian terhadap virus cacar air atau monkeypox di laboratorium.
Demikian tadi ulasan mengenai cara mencegah cacar monyet. Untuk mengurangi risiko penyakit menular ini Anda dapat menerapkan beberapa cara pencehannya. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
-
Kenali Gejala Awal Cacar Monyet dan Komplikasi Kesehatan yang Bisa Terjadi
-
Cacar Monyet Bermutasi 12 Kali Lebih Cepat, Apa Dampaknya?
-
Benarkah WHO Tetapkan Cacar Monyet Sebagai Darurat Kesehatan Global Gegara Kasus Meningkat?
-
Ketahui Apa Saja Penyebab Cacar Monyet, Jangan Sampai Tertular!
-
Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi Jauh Lebih Cepat, Begini Penjelasan Studi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru