Suara.com - Dompet Dhuafa merupakan lembaga filantropi dan kemanusiaan yang bergerak untuk pemberdayaan umat (Empowering People) dan kemanusiaan. Pemberdayaannya bergulir melalui pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf), serta dana sosial lainnya yang terkelola secara modern dan amanah.
Lembaga ini kerap kali menyelenggarakan beberapa program yang mengedepankan lima pilar, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, Sosial, serta Dakwah dan Budaya. Salah satu program yang sedang dilaksanakan oleh lembaga ini adalah program Tebar Hewan Kurban 1443 H.
Tebar Hewan Kurban 1443 H merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa untuk membantu masyarakat yang ingin berkurban dan juga untuk membantu roda perekonomian para peternak di sejumlah daerah.
Pada tahun 2022 ini, Dompet Dhuafa ikut menyemarakkan acara Tebar Hewan Kurban 1443 H dengan mendistribusikan 40 ribu hewan kurban yang tersebar di 12 provinsi se-Indonesia. Hewan kurban tersebut berupa domba dan kambing.
Hewan kurban yang distribusikan tersebut diambil dari Sentra Ternak Dompet Dhuafa yang tersebar di seluruh Indonesia. Sentra ternak ini menjadi pemasok utama hewan kurban, hampir 55% dari hewan kurban Dompet Dhuafa.
Sentra Ternak Dompet Dhuafa ini menggunakan pengembangan dengan mekanisme pendanaan blended finance untuk memadukan sumber dana zakat produktif, wakaf, dan investasi.
Hewan yang disediakan oleh sentra ini sudah layak untuk dikurbankan menurut syariat Islam, dan melalui proses quality control yang amanah.
Berita Terkait
-
Daging Ternak Aman, PMK Tak Tulari Manusia
-
Positif COVID-19, Matteo Berrettini Mundur dari Wimbledon
-
Bantul Mulai Vaksinasi Ternak Sapi Antisipasi Penyebaran Wabah PMK
-
Melaju ke Babak 16 Besar Malaysia Open 2022, Bagas/Fikri Beberkan Kunci Kemenangan
-
Yuk Dukung Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2022, Berikut Harga Tiketnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal
-
Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik
-
Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?
-
KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya