Suara.com - Saat hendak menuanaikan ibadah haji, barang bawaan para jemaah memang diperiksa terlebih dahulu oleh panitia pelaksana haji.
Dalam hal ini, ada beberapa barang milik calon haji yang disita petugas karena tak diperbolehkan. Namun ada barang menarik yang dibawa calon haji asal Jember.
Pasalnya dia kedapatan membawa alat pancing ke Makkah. Video penyitaan alat pancing tersebut diunggah oleh akun Instagram @kepon_trending.
Barang Sitaan
Petugas keamanan Bandara Juanda mengamankan beberapa barang milik calon jemaah haji.
Barang-barang yang disita adalah benda-benda tajam, korek api, dan lain sebagainya. Namun ada satu barang yang unik yang disita petugas bandara.
Pasalnya salah seorang jemaah haji kedapatan membawa alat pancing. Alat ini diamankan karena dianggap tidak berhubungan dengan ibadah dan tak menunjang kelancaran ibadah.
"Ada-ada aja," tulis akun Instagram @kepoin_trending.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Terungkap! Mayat Perempuan yang Mengambang di Kali Krukut Ternyata Warga Depok
"Mancing di gurun dapat apa ya," komentar warganet.
"Ini sih namanya mau mancing keributan di gurun," imbuh warganet lain.
"Mantap mancing dipadang pasir," tambah lainnya.
"Enggak habis pikir orang ini bawa alat pancing ke Makah, dia pikir di Mekah ada perlombaan mancing kali ya," tulis warganet di kolom komentar.
"Mancing di air zam zam kali ya," timpal lainnya.
Barang Terlarang untuk Dibawa Haji
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) melalui akun instagram resminya menjelaskan ada jenis barang-barang yang tidak boleh dibawa atau digunakan jemaah haji di tanah suci. Barang tidak boleh dibawa jemaah haji itu antara lain:
- Senjata tajam
- Perhiasan
- Uang tunai dalam jumlah berlebihan
- Barang yang mudah terbakar
- Peralatan yang mengandung gas
- Bahan peledak
- Barang yang berbahan magnet
- Cairan dalam botol seperti saus, kecap, dan sambal
- Makanan berbau menyengat
- Obat-obatan terlarang
- Gambar / VCD asusila dan sejenisnya
Berita Terkait
-
Terungkap! Mayat Perempuan yang Mengambang di Kali Krukut Ternyata Warga Depok
-
Tiara Marleen Ungkap Perasaannya Campur Aduk Karena Akan Bertemu Haji Faisal
-
Mengenal Apa Itu Mabit di Muzdalifah dan Hukum Pelaksanaannya
-
Ibu Didik Anak Laki-lakinya Urus Pekerjaan Rumah, Berikut Pesan Untuk Calon Menantu Nanti
-
Unggah Konten Sebut Pekerja 'Biasa' Hanya Kerja untuk Uang, Cuitan Kemnaker Diserang Publik: Fokus Ngurus Regulasi Aja
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan