Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan bahwa pemerintah berperan aktif dalam usaha menciptakan produk yang berkualitas.
Sandiaga menuturkan, pemerintah melalui Kemenparekraf berupaya memberikan beragam bentuk pelatihan bagi para UMKM.
"Aneka ragam program pemerintah yang dihadirkan itu diharapkan tepat sasaran," ujar Sandiaga Uno, Senin (4/7/2022) dalam keterangan tertulisnya.
Ia pun mengibaratkan program pemerintah seperti makan yang harus tepat waktu dan tepat sasaran.
"Program pemerintah itu ibarat makan, harus tepat waktu, tepat sasaran serta tepat manfaat. Program pemerintah harus berjalan secara baik dan benar," papar Sandiaga.
Selain itu, Sandiaga menekankan pentingnya aspek kolaborasi semua pihak, inovasi dan proses adaptasi, dalam upaya membangun kebangkitan ekonomi nasional dan menghadirkan semangat berkarya.
Upaya dan semangat tersebut kata Sandiaga diharapkan dapat membuka peluang usaha serta lapangan kerja yang terbuka untuk masyarakat.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga berharap bahwa para pelaku UMKM harus jeli melihat peluang dan kesempatan juga potensi untuk terus melakukan adaptasi.
Pengalaman membangun usaha kata Sandiaga harus dijadikan pengetahuan baru dalam menjalankan roda usaha.
Baca Juga: Menparekraf Ingin Ada Insentif untuk Rumah Produksi Film
"Kita (Semua) harus melihat kesempatan dalam kesempitan, jeli melihat potensi dalam beradaptasi, tak lupa jadikan ilmu dan pengalaman sebagai guru yang bijak, kalau sudah demikian, pasti industri kreatif akan bangkit kembali," katanya.
Berita Terkait
-
Menparekraf Ingin Ada Insentif untuk Rumah Produksi Film
-
Teknologi Digital Permudah Akses Pembiayaan UMKM
-
Terkait Insiden Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Sandiaga Uno Minta Evaluasi Semua Armada Kapal Wisatawan
-
Cegah Kepunahan Komodo di Taman Nasional, Sandiaga Uno: Biaya Kontribusi dan Pembatasan Wisatawan Masih Dibahas
-
Ditanya soal Pencalonan Presiden, Ini Jawaban Sandiaga Uno
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan