Suara.com -
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta pemerintah mempercepat dan memperluas jangkauan vaksinasi terhadap hewan ternak guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Vaksinasi tersebut, kata Muhaimin harus segera diperluas terutama di daerah yang terdeteksi terdapat penularan PMK. Apalagi diketahui menjelang Idul Adha permintaan akan hewan ternak untuk kurban meningkat sehingga perlu diantisipasi.
“Betul, vaksinasi PMK harus dipercepat dan diperluas untuk menekan penularan PMK. Ini juga akan menambah ketenangan di tengah masyarakat yang ingin berkurban dan akan mengonsumsi hewan kurban,” kata Muhaimin, Selasa (5/7/2022).
Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo. Rahmad mendorong pemerintah untuk lebih gencar dalam melakukan vaksinasi.
"Saya kira kita sukseskan vaksin dari Kementan yang berkolaborasi dengan BNPB dan PMI agar ini bisa kita kendalikan," ujar Rahmad.
Sementara itu berkaitan dengan hewan kurban, Rahmad meminta para pedagang hewan kurban untuk mengikuti panduan yang telah diberikan oleh dinas terkait. Ia juga meminta masyarakat tidak menanggapi berlebih PMK dengan kepanikan.
"Intinya saya kira agar masyarakat mematuhi dan melihat nasihat dan fatwa yang ada di MUI bagaimana tata caranya berkurban di saat wabah PMK," kata Rahmad.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia