Suara.com - Ribuan jemaah haji Indonesia mulai mengisi tenda-tenda di Arafah, Kamis 7 Juli 2022. Kedatangan jemaah dimulai sejak pukul 08.00 WAS tadi dan langsung menempati tenda yang telah disiapkan.
Salah satu jemaah, Zaenal Muttaqien, mengaku puas dan sangat bersyukur atas sarana dan fasilitas di Arafah. Berkali-kali pria berusia 35 tahun tersebut mengucapkan hamdalah begitu masuk di tenda.
"Tidak ada kekurangan bagi kami (fasilitas yang ada di Arafah). Alhamdulillah. Ini semua kenikmatan dari Allah," kata Zaenal Muttaqien kepada Tim MCH (Media Center Haji) Satgas Arafah.
Hal serupa juga dirasakan jemaah haji lainnya. Satu per satu jemaah menempati kasur yang sudah tersedia. Mereka kemudian melantunkan talbiyah dengan penuh kekhusyukan.
Sejumlah jemaah terlihat menarik nafas lega di dalam tenda yang suasananya sejuk berkat pendingin ruangan (AC) yang sudah standby dari malam.
Rombongan yang pertama datang adalah Kloter LOP6 Lombok. Mereka kemudian diarahkan petugas Satgas Arafah ke tenda di Maktab 1, Sektor 1.
Zaenal mengaku fasilitas tenda di Arafah seperti inilah yang diharapkan para jemaah. Ia bersyukur tidak perlu panas-panasan di luar atau di atas batu-batuan.
"Tempatnya sangat luarbiasa. AC juga sudah cukup (dingin)," ujar pria yang berprofesi sebagai guru honorer non PNS ini.
Ia melanjutkan, sejauh ini pelayanan dan fasilitas yang dia terima sebagai jemaah haji 2022, cukup baik sejak di hotel hingga sampai Arafah.
Baca Juga: Kesehatan Menurun, 5 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke Poskes Arafah
"Fasilitas baik semua. Memang awal-awal ada kendala, cuma tiga hari, sudah teratasi. Tapi alhamdulillah, alhamdulillah itu adalah kendala yang nikmat. Semua itu ada manfaatnya," ucap Zaenal yang berkali hamdalah.
"Hotel juga bagus, tempat tidur nyaman, fasilitas air sangat puas. Alhamdulillah. Tidak ada yang tidak memuaskan. Kami jadi nyaman dalam beribadah. Semua fasilitas memadai, sesuai harapan kami," tambahnya.
Pria yang berasal dari Desa Sisik, Kabupaten Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu bercerita bahwa keberangkatan dia tahun ini sangat mendadak.
"Saya berangkat H-1. Malam Sabtu setengah dua belas dibel. Ada kemudahan dari Allah. Malam itu juga saya berangkat ke Asrama Haji," jelasnya yang mengaku bawa koper kempes karena sedikit membawa barang bawaan setelah mendapat 'panggilan' mendadak.
Berita Terkait
-
Kesehatan Menurun, 5 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke Poskes Arafah
-
Khutbah Arafah 2022: Materi Haji Akbar hingga Doa Perdamaian Dunia
-
Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arafah: Aku Penuhi Panggilan Mu ya Allah
-
Biaya Masyair Melonjak, Layanan dan Fasilitas Jemaah Haji Ikut Terdongkrak?
-
Hindari Jemaah Haji Tertinggal, Petugas Akan Sweeping Tenda di Arafah
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia