Suara.com - Jamaah haji puas dengan fasilitas penginapan di Arafah. Kata mereka, seluruh penglengkapan tidur baru.
Jamaah haji sebelumnya langsung tidur di atas karpet tanpa alas apapun, sedangkan saat ini tersedia kasur dan bantal serta selimut.
AC juga nyaman dan dingin meski tenda penuh oleh jamaah.
Begitu juga dengan toilet tersedia cukup dan tidak terlalu antre serta airnya mengalir lancar.
Makanan yang disiapkan juga cukup bervariasi bahkan menurut Agus rasanya lebih enak dibandingkan dengan yang disiapkan di hotel.
"Nyaman di sini, ada kasur baru bantal baru, selimut juga disediakan masih dibungkus plastik," kata Agus subagio (52) calon haji asal Pamekasan Madura yang tergabung dalam Kloter 23 SUB di Arafah, Jumat.
Dari cerita orang tuanya yang naik haji 2015, fasilitas yang tersedia saat ini jauh lebih baik dibandingkan dulu yang hanya beralaskan karpet.
Hal senada juga disampaikan Nisa Faqih hairani (53) dan adiknya Ikhwani mufida (47) yang tergabung dalam kloter 21 SUB asal Gresik.
Mereka merasa nyaman dengan fasilitas yang disiapkan di tenda di Arafah. Baik itu makanan, fasilitas tidur maupun makanan.
Baca Juga: Apakah Orang yang Tak Puasa Arafah Tetap Dapat Pahala? Syekh Muhammad Jaber Punya Kabar Gembira
"Tidur pulas karena capek dan doyan tidur, dinikmati saja," kata Nisa sang kakak.
Jamaah calon haji diberangkatkan ke Arafah pada Kamis dan akan melaksanakan puncak haji, wukuf pada Jumat 9 Dzulhijjah serta rangkaian ibadah haji lainnya seperti mabit di Muzdhalifah dan Mina serta melempar jumrah. (Antara)
Berita Terkait
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Kenapa Kasur Hotel Selalu Nyaman? Ini Rahasia di Baliknya
-
Bolehkah Bawa Kasur Lipat Ke Hotel? Cek 7 Rekomendasi Kasur Lipat Praktis Buat Traveling
-
7 Kasur Orthopedic Terbaik untuk Orang Tua, Nyaman dan Topang Tulang Belakang
-
5 Bantal Empuk Ala Hotel Versi Low Budget, Bikin Tidur Nyenyak Berkualitas
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?