Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyalurkan sapi kurban ke dua lokasi di Jakarta untuk penyelenggaraan Iduladha 2022. Lokasi yang dimaksud yakni Masjid Istiqlal dan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Center).
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan kalau Masjid Istiqlal menjadi tempat rutin Jokowi untuk menyalurkan sapi kurban. Sementara Jakarta Islamic Centre dipilih oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Tentunya tempat atas arahan beliau dan di Istiqlal juga kita setiap tahun pak presiden selalu memberikan selain masjid yang ditunjuk Gubernur," kata Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (8/7/2022).
Heru masih belum memastikan apakah Jokowi akan menyerahkan langsung sapi kurbannya langsung kepada panitia di dua lokasi tersebut. Dalam kesempatan yang sama, ia menyebut belum ada keputusan terkait lokasi Jokowi untuk menunaikan salat Iduladha nanti.
"Sedang dibahas bapak Presiden bersama Mensesneg (Pratikno)," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Jokowi kembali melakukan kurban dengan menyalurkan sapi ke seluruh provinsi di Indonesia. Sapi yang diberikan Jokowi berbobot mulai dari 800 kilogram hingga 1 ton.
Karena bersamaan dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Heru menuturkan kalau pihak Istana bersama dengan gubernur seluruh provinsi berkoordinasi untuk meyakini semua sapi-sapi kurban yang disalurkan sesuai dengan kriteria kesehatan yang sudah ditetapkan kementerian terkait.
"Kami bekerja sama dengan para gubernur, Kementerian Pertanian, Kementerian Agama, dan Dinas Pertanian setempat. Dikoreksi lah sapi itu dan lain-lain. Maka tentunya sudah melewati dari proses-proses kesehatan yang diberikan sapi dari bapak Presiden tentunya sudah sehat."
Berita Terkait
-
Perjuangan Jokowi Bertemu Putin dan Zelensky Atasi Krisis Pangan untuk Rakyat di Banyak Negara
-
Rayakan Idul Adha, Jokowi Berikan Sapi Seberat 800 Kilogram ke 34 Provinsi
-
Salurkan di Dua Lokasi Jakarta, Sapi Kurban Milik Presiden Jokowi Terus Diawasi Dinas Pertanian Setempat
-
Jokowi Tinjau Penataan Kampung Belawan Bahari di Medan
-
Istri Walikota Semarang Terima Penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Jokowi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek