SUARA SEMARANG - Istri Walikota Semarang yang menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi menerima penghargaan Satyalencana Wira Karya yang disematkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Penghargaan Satyalencana Wira Karya tersebut dianugerahkan kepada istri Wali Kota Semarang dalam acara puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 di Lapangan Merdeka Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/7/2022).
Harganas merupakan bentuk apresiasi negara terhadap peran keluarga dalam membentuk generasi berkualitas.
Tahun ini, Harganas mengangkat tema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting”. Pemilihan tema tersebut dilandasi dari keadaan angka prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4 persen. Ada target besar untuk mencapat angka stunting 14 persen pada 2022.
Tingkat stunting di Indonesia menurun dari angka 27,7 persen pada tahun 2019 menjadi 24,4 persen pada tahun 2021.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya mewujudkan kesehatan bagi anak-anak.
"Anak-anak adalah penentu masa depan Indonesia. Jika anak-anak Indonesia sehat-sehat dan pintar-pintar maka akan bisa bersaing dengan negara lain. Karena itu stunting harus diturunkan persentasenya," tegas Jokowi.
Sementara itu, Kriseptiana atau yang akrab disapa Tia Hendi mengatakan bahwa capaian ini merupakan upaya yang dilakukan semua warga Kota Semarang.
"Meski sempat menemui beberapa keterbatasan karena pandemi beberapa waktu yang lalu, Alhamdulillah Kota Semarang bisa melaksanakan program Bangga Kencana (Pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana di Kota Semarang) dengan maksimal," tambahnya
Baca Juga: 3 Kondisi yang Menyebabkan Anda Mengeluarkan Air Mata Saat Ingin Menangis
Ke depannya pihaknya akan terus berupaya mewujudkan target nasional dalam penurunan stunting menjadi 14 persen pada 2023, sesuai arahan Presiden Jokowi.
Adapun program-program yang telah dilakukan oleh Tia Hendi hingga berhasil mendapat penghargaan tersebut di antaranya memotivasi akseptor KB, perbaikan gizi keluarga, PHBS, Reproduksi Sehat, pendampingan Catin, Bumil, dan Bumil Risti, penanganan stunting, hingga menggalakkan Semarang sebagai kota sehat.
Di sisi lain, Indonesia meraih peringkat satu pada United Nations Population Award 2022 dari 193 negara.
Hal ini berkat keberhasilan program-program keluarga berencana yang terus digalakkan oleh BKKBN, penggerak PKK, bidan, dokter, penyuluh KB, hingga dinas-dinas lain yang terkait.
Oleh karena itu, negara memberikan penghargaan Satyalencana Wira Karya dan Manggala Karya Kencana kepada kepala daerah dan ketua penggerak PKK yang berprestasi, meningkatkan program Bangga Kencana dan inovasi-inovasi untuk percepatan penanganan stunting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Pemkab Kolaka Sewa 6 Pesawat Wings Air 2,7 Miliar untuk Calon Haji 2026
-
Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
5 Lipstik Viva Terbaik untuk Usia 40 ke Atas, Anti Menor dan Tahan Lama
-
Simfoni Kesederhanaan Didikan Mamak Nur dan Bapak Syahdan dalam Novel Pukat
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Gubernur Sulsel: Permudah Penempatan ASN Berkualitas
-
Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit