Siapa Shinzo Abe?
Shinzo Abe lahir pada tahun 1954 dari keluarga politik yang kuat. Kakeknya, Nousuke Kishi adalah salah satu pendiri LDP, Partai Demokrat Liberal Jepang. Didirikan pada tahun 1955 dan ayah Abe, Shintaro Abe, menjabat sebagai menteri luar negeri Jepang dari tahun 1982 hingga 1986 dan juga menjabat sebagai anggota terkemuka LDP.
Pada tahun 2005, Abe menjadi kepala sekretaris kabinet dan terpilih sebagai presiden LDP sebelum pindah menjadi perdana menteri setahun kemudian. Dia adalah perdana menteri termuda yang baru berusia 52 tahun, sejak Perang Dunia II.
Dia menjadi perdana menteri terlama Jepang, meskipun awalnya hanya memegang posisi itu selama satu tahun pada tahun 2006. Dia mengundurkan diri karena alasan kesehatan tetapi terpilih pada tahun 2012, dan terus memegang posisi itu hingga 2020 ketika dia mengundurkan diri karena alasan kesehatan kronis, dengan alasan dia didiagnosis menderita kolitis ulserativa, penyakit usus kronis.
Selama masa jabatannya sebagai perdana menteri, Abe bekerja tanpa lelah untuk meningkatkan kemajuan ekonomi di Jepang, yang kemudian dikenal sebagai Abenomics. Sebagai perdana menteri, ia mereformasi kebijakan imigrasi, meningkatkan partisipasi angkatan kerja perempuan, dan memperkuat ekonomi Jepang.
Abe terus menjadi tokoh terkemuka dalam politik setelah dia mengundurkan diri dan menjadi kritikus vokal terhadap kebijakan Tiongkok dan agresi yang berkembang. Para pendukung mengatakan kepada CBS News bahwa warisan terbesar Abe adalah memperkuat hubungan AS-Jepang untuk membangun upaya pertahanan.
Demikian penjelasan yang dapat diberikan berkaitan dengan profil Tetsuya Yamagami.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Motif Pelaku Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe: Dendam Keuangan Ibu yang Hancur
Tag
Berita Terkait
-
Motif Pelaku Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe: Dendam Keuangan Ibu yang Hancur
-
Tersebar di Media Sosial, Video Penembakan Shinzo Abe Dihapus Facebook dan Twitter
-
Konjen Jepang Persilahkan Warga Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Shinzo Abe
-
Jadi Konten Berbahaya, Facebook dan Twitter Kompak Hapus Video Detik-detik Penembakan mantan PM Jepang Shinzo Abe
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar