Suara.com - Sebuah angkot terekam kamera pengendara lain sedang melawan arus saat sedang melaju di jalan raya. Angkot tersebut sampai dipukul mundur oleh truk TNI yang kebetulan melaju di jalan raya tersebut.
Video yang merekam kejadian angkot yang dipukul mundur oleh truk TNI ini kemudian diunggah oleh akun Instagram @kabarnegri pada Senin (11/07/22).
Dalam video yang diunggah terlihat angkot berwarna hijau neon sedang berada di jalur yang melawan arah. Terlihat pula truk TNI yang berada di depan angkot.
Sopir truk TNI tersebut kemudian melajukan kendaraannya yang membuat sopir angkot terpaksa mengemudikan angkotnya dengan posisi mundur.
Di belakang truk TNI tampak sebuah ambulans yang menyalakan sirinenya.
Pada video ini juga terlihat kemacetan lalu lintas yang sedang terjadi di jalan raya tersebut. Diduga karena adanya kemacetan ini, sopir angkot nekat memutuskan untuk melawan arus.
Menurut keterangan dari akun pengunggah video kejadian ini berlangsung di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.
"Peristiwa ini terjadi saat kemacetan lalulintas di daerah Cibadak, Sukabumi," keterangan pengunggah video.
Video ini pun lantas viral. Beberapa netizen mengungkapkan bahwa di wilayah tersebut memang kerap ditemui oknum sopir angkot yang nekat melajukan keadaraannya dengan melawan arus.
Baca Juga: Polisi Larang Masyarakat Gunakan Skuter Listrik di Jalan Raya Medan
"Emang sombong angkot Su****** mah. Banyak oknum sopir angkot yang seenaknya. Tabrakin aja juga warga maklum," terang netizen.
"Udah biasa itu angkot-angkot mau Bog** sampai Ci****, kalau lewat jalur sini, ngelus dada dah kalau ketemu angkot begitu. Negur pakai klakson malah sewot. Nggak ditegur malah semakin menjadi. Mudah-mudahan kalau polisi nemu atau lihat angkot yang nyalip nggak ngotal. Tilang aja pak biar berkurang dikit yang bawa angkot begitu, biar efek jera juga," ungkap netizen.
"Lha lagi apes itu angkot," kata netizen.
Hingga saat ini, video ini telah ditonton sebanyak 8,1 ribu kali dan mendapatkan ratusan suka dari netizen.
Berita Terkait
-
Polisi Larang Masyarakat Gunakan Skuter Listrik di Jalan Raya Medan
-
Kementerian PUPR Kaji Lahan Pembangunan Tol Puncak dari Caringin Sampai Gunung Mas
-
Pemotor Jatuh, Ditolong Malah Melawan Diduga Kesurupan: Akibat Banyak Pikiran
-
Mendadak Viral! Dewi Tandirerung, Mahasiswi Fisika Ini Juga Bekerja sebagai Sopir Angkot
-
Usai Kejadian Pelecehan Seksual, Dishub DKI Bakal Pisahkan Penumpang Pria dan Wanita di Angkot Pekan Ini
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!