Suara.com - Jerat pinjaman online kerap menjadi sorotan publik. Apalagi karena tidak sedikit para nasabah yang harus melakukan gali dan tutup lubang di banyak aplikasi pinjaman online karena tidak bisa melunasi kewajibannya.
Masalah serupa pun dialami oleh seorang pengirim cerita yang diunggah akun Instagram @admin_igtainment. Namun bak jatuh tertimpa tangga pula, pemilik cerita terjebak dalam utang di berbagai aplikasi pinjaman online akibat rayuan teman dekatnya.
Tak main-main, ia terjebak utang sampai belasan juta Rupiah yang tersebar di beberapa aplikasi.
"Saya mau cerita ada tagihan di shope pinjam 6 juta, easycash 7 juta, kredit pintar 4 juta, uangme 2 juta, adakami 3 juta, pinjam duit 1 juta," tutur pemilik cerita, seperti dikutip Suara.com pada Rabu (13/7/2022).
Pemilik cerita lalu mengaku tidak pernah menggunakan uang belasan juta yang dipinjam tersebut. Pasalnya yang pertama meminjam uang sebenarnya adalah temannya tetapi memakai identitasnya.
"(Awalnya) dia bisa bayar," sambungnya. Hingga tiba masa di mana temannya tak mampu lagi membayar utang di aplikasi pinjaman online pertama, yang berujung dengan meminjam lagi di aplikasi berikutnya.
"Nah setelah diterima di kredit pintar, dia kabur dan ga mau bayar. Dari sanalah saya gali lobang tutup lobang sehingga tagihan membengkak dan aplikasi bertambah," ujarnya.
Ia mengaku tidak percaya sudah terjebak bujukan temannya. "Awalnya saya percaya sama dia, soalnya dia temen deket saya, udah lama bareng saya, ehh ternyata malah kabur," katanya melanjutkan.
"Capek banget min, gali lobang tutup lobang di aplikasi," pungkasnya.
Baca Juga: Curhat Kakak Bingung Adik Hilang Diduga Frustasi Tak Diterima Kuliah di PTN
Kisah inilah yang menjadi sorotan para warganet. Tidak sedikit yang menyayangkan tingginya rasa percaya pemilik cerita sampai meminjamkan identitasnya kepada teman dan berujung meminjam uang di aplikasi pinjaman online.
"Mungkin kalo sama adek kakak skala dibawah 300 gpp... Minjemin dan jangka pendek aja 3 kali bayar.. Kalo sampe jutaan... Plizz jangan percaya siapa pun... Ngeriii," komentar warganet.
"Saran ya untuk yang galob (gali lobang tutup lobang) STOP galob di pinjol ya! Nanti dirimu malah makin banyak utangnya. Kalo ada DC (debt collector) datang hadapi saja, bilang apa adanya kalo gak bisa bayar. DC juga pasti ngerti. Asal jangan janjikan pembayaran apapun kalo belum ada uang," ujar warganet.
"Haduuhh mba... Jangankan temen sodara kandung aja banyak yang gamau bayar.. makannya jangan mau dipinjem data dirinya, emang dia ngga bisa pake data diri sendiri?" kata warganet.
"Ini jawaban buar orang-orang yang suka tanya, kalo temennya mau pinjem data !" timpal warganet lainnya.
Untuk kisah selengkapnya bisa dibaca di sini.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Penjual Jasuke di Tengah Sungai, Warganet Bingung Gimana Cara Belinya
-
Nyesek! Rambut Mahasiswa Gondrong Dipangkas Dosen Sebagai Syarat Ikut Ujian, Tuai Pro Kontra
-
Jatuh ke Kawah saat Selfie, Viral Pria Berujung Dituntut Gara-Gara Hal Ini
-
Viral Tamu Pernikahan Rusuh di Dekat Pelaminan, Pengantin Perempuan Sampai Turun Tangan Keluarkan 'Jurus'
-
Sembelih Sapi Kurban 74 Ekor, Tiap Keluarga di Desa Terpencil Banjarnegara Dapat Satu Keranjang Daging
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok