Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memerintahkan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kombes Pol Latif Usman membentuk satgas anti kemacetan. Satgas tersebut diharapkan nantinya dapat memecah masalah kemacetan yang kerap terjadi di beberapa titik wilayah Jakarta.
"Silakan bentuk satgas khusus anti kemacetan. Bergabung dengan stakeholder lainnya. Lakukan sosialisasi, edukasi, dan melengkapi fasilitas agar kedepan konsep modern police dapat terus kita laksanakan," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/7/2022).
Di sisi lain, Fadil juga meminta Latif yang baru saja dilantik sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya menggantikan Brigjen Pol Sambodo Purnomo Yogo untuk tidak berkantor di ruangan. Sebab menurutnya, kantor daripada personel Ditlantas ialah di jalan raya.
"Kepada Kombes Pol Latif selaku Dirlantas jangan berkantor di ruangan. Karena seyogyanya jalan raya adalah kantor bagi seluruh personel Direktorat Lalu Lintas," katanya.
Dengan berkantor di jalan raya diharapkan dapat menganalisis setiap masalah yang ada. Termasuk salah satunya terkait kemacetan.
"Kemacetan jangan dibiarkan. Jangan dianggap tugas biasa, dianggap hal biasa, kita harus lebih meningkatkan rasa sense of responsibility," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Video Irjen Fadil Imran Peluk Irjen Ferdy Sambo Beredar, Tampak Saling Menguatkan Dan Tahan Tangis
-
5 Momen Pertemuan Kapolda Metro Jaya dan Kadiv Propam, Fadil Imran Kuatkan Ferdy Sambo
-
Momen Mengharukan saat Kapolda Metro Peluk dan Cium Irjen Ferdy Sambo
-
Detik-Detik Kadiv Propam Ferdy Sambo Menangis di Pelukan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran
-
Peluk dan Cium Kening Irjen Ferdy Sambo, Kapolda Metro Fadil Imran Jelaskan Isi Pertemuan Mereka
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar