Suara.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Divisi Kemanusiaan Baznas RI mendistribusikan 100 paket makanan siap saji kepada warga terdampak banjir di Perumahan Pinang Griya Permai, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (16/7/2022).
Paket makanan yang didistribusikan berupa paket ZChicken buatan mustahik binaan Baznas.
"Baznas menaruh perhatian besar kepada warga terdampak bencana banjir di Jabodetabek. Kali ini, Baznas menyalurkan paket bantuan makanan ZChicken yang merupakan buatan mustahik Baznas. Jadi, aksi ini multimanfaat, mustahik mendapatkan penghasilan tambahan, warga terdampak banjir mendapatkan paket bantuan makanan," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, di Jakarta, Minggu (17/7/2022).
Saidah menambahkan, bantuan yang diberikan Baznas tak akan berhenti sampai di sini, namun akan menunggu hasil asesmen dari tim di lapangan untuk mengetahui kebutuhan mendesak apa yang dibutuhkan warga terdampak banjir. Apalagi, wilayah Tangerang merupakan salah satu yang terbanyak diterjang banjir, mencapai 19 titik.
"Untuk saat ini banyak titik banjir yang telah surut. Kemudian yang jadi fokus Baznas adalah bagaimana membantu warga terdampak seperti kebutuhan dasar lainnya, agar segera bangkit untuk bisa beraktivitas seperti semula," ujarnya.
Baznas telah menerjunkan tim untuk membantu proses evakuasi korban banjir di wilayah Jabodetabek dan Garut, Jawa Barat, sejak awal banjir melanda akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jumat malam lalu. Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) langsung terjun ke lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi warga terdampak para korban.
Selain itu, Baznas juga turut melakukan evakuasi korban banjir di Perumahan BSI Sawangan Kota Depok, Perumahan Villa Pamulang Pondok Petir Bojongsari Depok, Pondok Mitra Lestari Bekasi, wilayah Ciledug Tangerang, hingga di wilayah Dayeuh Handap, Kabupaten Garut.
Melalui dana yang disalurkan para muzaki, Baznas terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada mereka yang membutuhkan, termasuk korban bencana banjir.
Baca Juga: 5 Kuliner Khas Kota Situbondo, Nomor 5 Terdengar Aneh
Berita Terkait
-
Bikin Merinding, Pasar Ini Jual Aneka Daging Hewan Tak Biasa untuk Makanan Ekstrim
-
Bukan dari Luar Negeri, Ini Kuliner yang Sedang Tren dan Digandrungi di Bisnis F&B
-
Bekal Makanan Maki-zushi ke Sekolah
-
Viral Video Sate Telur Puyuh dan Soto di Makanan Catering Dipenuhi Belatung
-
Segera Cek! 6 Makanan Ini Sering Menjadi Penyebab Alergi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?