Suara.com - Viral di media sosial aksi seorang pria yang menunjukkan saldo tabungan ATM, setelah menjalani pernikahan selama 15 tahun. Namun setelah dilihat hingga akhir, ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @kepoin_trending pada Senin (18/07/22).
Dalam video yang diunggah, terlihat seorang pria yang mengenakan kupluk berwarna biru menunjukkan ATM yang sedang ia pegang.
Tak berselang lama, pria ini kemudian menunjukkan layar mirip mesin ATM. Di layar tersebut tampak bahwa besar nominal saldo tabungan milik pria ini lebih dari Rp1 triliun.
Sebuah nominal yang begitu fantastis, mengingat tampilan sederhana yang dikenakan oleh pria tersebut.
"Setelah 15 tahun nikah dan nabung. Alhamdulillah tabungan cukup," keterangan dalam video.
Setelah menunjukkan saldo tabungan yang mencapai nilai fantastis, pria ini malah membuka bagian bawah mesin ATM. Ternyata mesin tersebut merupakan mesin ATM palsu. Mesin tersebut aslinya merupakan sebuah kulkas yang diberi stiker yang menyerupai seperti mesin ATM.
"Alhamdulillah tabungan cukup buat beli stiker kulkas," terang pembuat video.
Tampak beberapa makanan yang berada di dalam kulkas yang diberi stiker seperti mesin ATM.
Baca Juga: Tak Tega Melihat Pekerja Bangunan Salat Kepanasan, Seorang Wanita Desak Suaminya Melakukan Hal Ini
Mengetahui bahwa video ini hanya prank, netizen pun mengungkapkan bahwa pria ini menge-prank Dirjen Pajak yang sering kali menciduk orang-orang yang pamer harta. Beberapa netizen juga mengungkapkan bahwa dirinya ikut tertipu saat melihat video ini.
"Mau ngeprank dirjen pajak," kata netizen.
"Dirjen Pajak balik kanan," terang netizen.
"Dirjen Pajak putar arah," ungkap netizen.
"Gue kira beneran. Masih ketipu juga gue, padahal sudah pernah lihat video begini. Sampai mau hitung angka-angkanya lagi," ujar netizen.
"Padahal aku udah terkesima banget. Tahunya," tambah netizen.
Berita Terkait
-
Tak Tega Melihat Pekerja Bangunan Salat Kepanasan, Seorang Wanita Desak Suaminya Melakukan Hal Ini
-
Rela Tutup Toko Demi Nikahan Tetangga, Perempuan Ini Malah Dapat Respon Buruk: Nasi Sepiring Aja Gak Dikasi
-
Viral ABG Citayam Fashion Week Tidur Ngemper di Dukuh Atas, Ujungnya Ditertibkan Satpol PP
-
Polisi Dapat Perlawanan Saat Penggerebekan di Deli Serdang, Mobil Dibalikan
-
Dinda Kanya Dewi Alami Tabrak Lari, Mobilnya Ringsek Hingga Para Artis Khawatir
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
Terkini
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?