Suara.com - Saat ini konser musik sudah kembali awam diselenggarakan di berbagai kota. Tentu saja gelaran semacam ini langsung diramaikan oleh banyak orang, baik dari kalangan muda maupun yang sudah dewasa.
Tak terkecuali seorang pemuda di video unggahan akun TikTok @u_b_a_y berikut ini. Ia terlihat menghadiri sebuah konser musik yang tampak berlokasi di sebuah stadion di Aceh.
Namun konser musik satu ini memberi pengalaman berbeda untuk pemuda berkacamata tersebut. Ia dibuat syok melihat penonton konser musik yang dibedakan berdasarkan jenis kelaminnya.
"Ketika pertama kali nonton konser di Aceh, cewe cowo dipisah," tulisnya di video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @memomedsos tersebut, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (21/7/2022).
Tidak terlalu jelas siapa artis yang sedang unjuk kemampuan di atas panggung, namun terlihat antusiasme penonton atas konser tersebut. Area festival bahkan tampak dipadati dengan banyaknya penonton yang berdiri menikmati jalannya konser.
Namun yang sangat mencuri perhatian tentu adalah pagar besi yang dipasang di tengah-tengah area. Rupanya panitia konser memisahkan penonton laki-laki dan perempuan dengan pagar tersebut.
"Penonton konser pria wanita dipisah di Aceh," jelas @memomedsos. Sementara mengutip imbuhan dari kolom komentar, terungkap jika penonton pria bisa masuk ke area wanita apabila bisa menunjukkan surat nikah.
Video pelaksanaan konser yang tidak biasa ini tentu mendapat banyak komentar warganet. Pujian mengalir untuk keputusan panitia memisahkan penonton, salah satunya karena dinilai bisa mengurangi tingkat pelecehan seksual yang terjadi.
"Setuju sih, respect. Yang pentingkan tujuan ke konsernya untuk menikmati konsernya," komentar warganet.
Baca Juga: Pemuda Kaget Terlanjur Masak Daging Kemasan, Ternyata Khusus untuk Hewan
"Pengennya disemua daerah begini biar aman dari tangan-tangan cowok nakal," kata warganet lain.
"Keren minim pelecehan," puji warganet.
"Emang gini kemaren aku dan suami liat konser juga, khusus suami istri boleh ya masuk ke area prempuan dngan syarat bukti nikah ada," tutur warganet lain, menerangkan pengalaman dari sudut pandangnya sebagai penonton konser yang sudah menikah.
"Aman buat perempuan dari tangan tangan nakal," imbuh warganet.
"Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikan nya.. setiap tempat punya aturan masing-masing.. gpp sih, yang penting tetep bisa Konseeerrrrrrrr...." timpal yang lainnya.
Kalau kalian, setuju kah dengan konser seperti ini?
Sebagai informasi, Aceh menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang mendapat keistimewaan menjalankan syariat Islam. Hal ini seperti diatur di Undang-undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Dareah Istimewa Aceh dan UU 18/2001 yang mencakup otonomi khusus di Serambi Mekkah.
Pemisahan penonton berdasarkan jenis kelaminnya ini pun dianggap sebagai bentuk implementasi syariat Islam yang berlaku di Aceh.
Berita Terkait
-
The Power of Emak-Emak, Tegur Pria yang Diduga Pamerkan Alat Kelamin di Tempat Umum
-
Coba Ikut Trik Masak Nasi di TikTok, Hasilnya Bikin Warganet Heboh
-
Merinding Penyanyi Kafe dan Penyanyi Qasidah Sempurna Nyanyikan Lagu Keisya Levronka
-
Dicolek saat Konser, Ardhito Pramono Ambil Handphone Penonton: Mau Juga
-
Kocak! Ridwan Kamil Catwalk di Dukuh Atas Bareng Abang-Abang Ojol
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura