Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat mengklaim tidak segan mencabut pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang terbukti terlibat tawuran.
“Pemegang KJP akan dicabut haknya, jika berdasarkan laporan dari sekolah terbukti melakukan tawuran,” Kasudin Pendidikan Jakarta Barat II, Junaedi saat dihubungi, Jumat (22/7/2022).
Junaedi menegaskan, pencabutan hak pemegang KJP bukan hanya wacana, hal itu terbukti sudah banyak pelajar pemegang KJP yang haknya dicabut.
"Sudah ada yang kami cabut, terutama ketika marak di masa tawuran sebelum pandemi," katanya.
Dalam klasifikasi pencabutan, lanjut Junaedi, berdasarkan laporan sekolah. Kemudian dikuatkan dari laporan kepolisan tentang kejadian tersebut.
“Klasifikasi tersebut berdasarkan laporan sekolah, mengacu laporan kepolisian yang menguatkan peristiwa dan kejadianya,” ungkapnya.
Junaedi mengatakan, pencabutan KJP bagi oelaku tawuran merupakan upaya maksimal pihaknya dalam mencegah tawuran di kalangan pelajar.
"Itu adalah upaya maksimal untuk mengurangi tawuran, yang sangat membahayakan hajat hidup orang lain."
Baca Juga: Viral Video Pelajar Tawuran di Depan Polsek
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru