Suara.com - Puluhan rumah warga di Tambora ludes terbakar. Sedikitnya ada sekitar 35 bangunan rumah tinggal yang hangus akibat amukan si jago merah.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Syarifudin mengatakan, pihaknya menerima laporan tentang kejadian ini sekira pukul 03.15 WIB.
Syarifudin mengatakan, informasi itu, datang dari seorang warga yang melaporkan ke petugas jika terjadi kebakaran di Jalan Sawah Lio Raya, Rt 005/08, Jembatan Lima, Tambora.
“Pengerahan ada 24 unit diisi 120 personel,” kata Syarifudin, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (26/7/2022).
Kemudian, Syarifudin melanjutkan, api berhasil dilokalisir sekiar pukul 04.00 WIB, dan dinyatakan hijau berselang 20 menit kemudian.
Syarifudin menyebut pihaknya hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakakaran diarea seluas 900 meter persegi tersebut. Sedikitnya ada 70 kepala keluarga atau 280 jiwa terdampak kebakaran ini.
“Masih dalam penyelidikan. Taksiran kerugian Rp 875.000.000,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seorang warga bernama Wawan (36) mengalami luka ringan akibat terjatuh dari atap rumahnya.
“Korban panik dan luka ringan dibagian kaki dan pelipis. Korban dibawa ke Puskesmas terdekat,” imbuh dia.
Baca Juga: Bangunan Tempat Kerajian Perak di Jogja Kebakaran, Satu Mobil Ikut Dilalap Api
Berita Terkait
-
Bangunan Tempat Kerajian Perak di Jogja Kebakaran, Satu Mobil Ikut Dilalap Api
-
Kebakaran Bangunan Kerajinan Perak di Kotagede, Kerugian Diperkirakan 100 Juta
-
BNPB: Potensi Bencana Meningkat di Juli- September 2022
-
Kebakaran Hutan Karhutla di California: Dipicu Cuaca Panas dan 6.000 Ribu Orang Dievakuasi
-
Satu Warga Meninggal Dunia Dalam Kebakaran di Bulukumba, Andi Sudirman Kirim Bantuan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal