Suara.com - Saat ini pintu-pintu tol di Indonesia kebanyakan sudah menggunakan kartu e-money. Dengan demikian pengendara hanya perlu menempelkan kartu mereka ke mesin dan saldo di dalamnya akan terpotong.
Hal yang sama juga terlihat pada video unggahan akun Instagram @newdramaojol.id. Namun aksi pria bertelanjang dada dan bersarung yang terekam di video tersebut sukses membuat publik merasa gemas.
Merujuk pada tulisan yang tertera di gerbang, video ini tampaknya direkam di Gerbang Tol Serang. Hingga tiba-tiba terlihat seorang pria berkepala plontos yang berjalan santai dan mendekat ke gerbang tol.
Tak peduli dengan penampilannya yang sangat mencolok, pria bersarung itu lalu melewati palang dengan instruksi untuk menempelkan kartu.
"Gerbang Tol. Tempelkan kartu," begitulah instruksi yang tertulis di palang tersebut, seperti dikutip Suara.com, Selasa (26/7/2022).
Yang tak diduga, pria itu malah menempelkan kartunya di palang tersebut alih-alih di mesin tap yang disediakan. Alhasil pria itu kemudian dibuat heran ketika portal tidak terbuka.
"Botak bukan sembarang botak. Source: bangmarco70," celetuk @newdramaojol.id.
Aksi komedi bapak-bapak ini tentu sukses membuat publik terbahak. Tidak sedikit warganet yang tertawa geli dengan bapak-bapak bertelanjang dada dan bersarung yang percaya diri berjalan kaki di tengah jalan tol tersebut.
"Jadi inget si fizi ngatain Upin Ipin Botaaaak..." komentar warganet.
Baca Juga: Istri Kesal Suami Diam-Diam Beri Kiriman Uang ke Orangtua, Auto Kena Hujat
"Umur segitu emang lagi gemesin," kata warganet.
"Kelakuan random dari NPC," seloroh warganet.
"Jir ngetawa nya nular," tutur warganet.
"Ga salah sih," ujar warganet lantaran memang ada instruksi untuk menempelkan kartu di palang tersebut.
"Fix salah yang bikin tulisan disitu," sambung warganet lain.
"Ga salah sih, siapa suruh naro tulisannya di situ," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
Ada-ada Aja! Heboh Jalanan Bogor Macet Panjang Gegara Pesawat Berpapasan dengan Bus, Videonya Viral
-
Video Viral Ayah Latih Anaknya Latihan Fisik Sejak Umur 6 Bulan, Warganet Ngilu: Apa Anak Superhero?
-
Nenek Ini Makan Pakai Nasi Garam, Endingnya Bikin Warganet Tak Jadi Kasihan
-
Beredar Video Amatir, Seorang Pria Ancam Tetangganya yang IRT Pakai Pedang, Korban Ketakutan
-
Viral 2 Orang Diduga Anggota LSM Abal-abal Datangi Sekolah di Kabupaten Malang Minta Sumbangan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Kabar Krisis Iklim Bikin Lelah, Bagaimana Cara Mengubahnya Jadi Gerakan Digital?
-
Anggota DPR Tanya ke BNN: Whip Pink Mulai Menggejala, Masuk Narkotika atau Cuma Seperti Aibon?
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta
-
Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis