Suara.com - Sebanyak 16 unit sepeda motor yang parkir tidak pada tempatnya diangkut oleh pihak Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus). Belasan sepeda motor itu ditemukan terparkir di tempat yang tidak sesuai di kawasan Citayam Fashion Week (CFW), Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional (Dalops) Sudin Perhubungan Jakarta Pusat Ricky Hermawan di Jakarta, Rabu, menjelaskan penertiban tersebut dilakukan karena sepeda motor diparkir di lahan bukan parkir resmi, tepatnya di sekitar Jalan Talang Betutu dan Tanjung Karang.
"Ada 16 kendaraan roda dua yang kami angkut. Mereka parkir di sekitar Jalan Talang Betutu, dekat lokasi CFW dan itu bukan lokasi parkir," kata Ricky.
Ricky mengakui bahwa saat dilakukan penertiban pada Selasa (16/7/2022), sejumlah juru parkir liar melakukan protes kepada petugas gabungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah juru parkir liar protes dengan membubarkan warga di sekitar Jalan Tanjung Karang, Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Aksi tersebut dilakukan karena petugas menertibkan dan mengangkut kendaraan yang kedapatan parkir liar sehingga menyebabkan lalu lintas terhambat.
"Ya, ada (protes), tetapi kami hanya menjalankan tugas terkait tertib parkir di tepi jalan, berdasarkan arahan Kasudin Perhubungan," kata Ricky.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga meminta pengunjung CFW di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, untuk menggunakan layanan transportasi umum karena tidak ada lahan parkir yang akomodatif di kawasan itu.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menjelaskan ada lima layanan transportasi umum yang bisa dimanfaatkan pengunjung menuju Dukuh Atas yakni TransJakarta yakni di Halte Dukuh Atas, Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun Dukuh Atas, Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Sudirman.
Baca Juga: Doa Iftitah Pendek setelah Takbiratul Ihram: Bacaan Latin, Artinya dan Keistimewaannya
Sementara itu, masyarakat dapat memarkirkan kendaraan pribadinya di stasiun atau kawasan parkir di dekat halte TransJakarta. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
Citayam Fashion Week Dikabarkan Ditutup, Warnaget: Alhamdulillah
-
Beri Dampak Positif Pada Ekonomi Mikro, Citayam Fashion Day Diusulkan Digelar Pada Akhir Pekan
-
Polda Metro Minta Citayam Fashion Week Hanya Digelar di Car Free Day
-
Kritik Tokoh Publik yang Numpang Narsis di Citayam Fashion Week, Ferdinand Hutahaean Beri Komentar Menohok
-
Polisi Tunggu di Seberang, Dua Gadis Tak Berkutik Gagal Beraksi Catwalk di Zebra Cross, Publik: Liatin Aja Pak!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG