Suara.com - DPRD DKI Jakarta dikabarkan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hari ini, Kamis (28/7/2022). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk persiapan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI untuk melepas status ibu kota.
Anggota Pansus IKN DPRD DKI dari Fraksi PKS, Abdul Aziz membenarkan kunjungan yang dilakukan pihaknya ini. Ia dan anggota Pansus IKN lainnya sudah sampai di Samarinda.
Dijadwalkan sore ini, Pansus IKN DPRD DKI Jakarta akan mendatangi titik nol IKN, Penajam Paser Utara.
Kedatangan mereka ke lokasi itu disebut Aziz karena ingin mengetahui proses pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara secara langsung. Dengan pengamatan ini, DPRD DKI akan mendapatkan bahan kajian untuk membuat konsep baru Jakarta setelah tak lagi jadi ibu kota.
"Sebenarnya kami ingin meyakinkan diri bahwa IKN ini sedang diproses atau cepat diproses. Karena semakin cepat diproses, toh DKI juga harus semakin cepat mempersiapkan segala sesuatunya pasca-IKN ini," ujar Aziz saat dikonfirmasi, Kamis .
Setelah kunjungan ini, Pansus IKN disebutnya akan mendarangkan para ahli dan meminta saran serta pendapatnya. Hasil akhir kerja Pansus IKN adalah rekomendasi berdasarkan tinjauan langsung dan pertimbangan eksternal.
"Jadi, kunjungan kami bukan pertama dan terakhir, tetapi akan terus berlanjut sambil diskusi panjang dengan para ahli yang melahirkan rekomendasi kepada Pemprov DKI," tuturnya.
"Khususnya pasca-IKN ini mau jadi daerah khusus apa, kemudian ke pemerintah pusat tentang kesiapan IKN ini."
Baca Juga: Tolak Rencana Wagub DKI Pindahkan Lokasi Citayam Fashion Week, Putri Mendag Zulhas: Bukan Hak Kita
Berita Terkait
-
Tolak Rencana Wagub DKI Pindahkan Lokasi Citayam Fashion Week, Putri Mendag Zulhas: Bukan Hak Kita
-
Imbas Pembatas Tribun JIS Roboh, DPRD DKI Bakal Panggil Jakpro
-
Tak Ingin Citayam Fashion Week Ditutup, Pimpinan DPRD DKI Usul CFW Digelar Jumat-Minggu
-
Demi Cegah Kasus PJLP Perkosa Bocah Terulang, DPRD DKI Minta Adakan Tes Urin Rutin
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!