Suara.com -
Beredar video di media sosial terkait pengakuan seorang wanita yang rumah orang tuanya ditutup oleh bangunan rumah milik tetangganya di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Dalam video yag beredar, wanita itu menunjukkan dirinya sulit untuk menuju rumah orang tuannya karena kondisi jalanya sempit tertutup bangunan rumah tetangga di sampingnya.
Peristiwa itu viral setelah rekaman videonya diunggah oleh akun Instagram @jurnalisjunior. Dalam video itu memperlihatkan seorang wanita berkacamata bercerita tentang penderitaannya lantaran akses jalan keluar-masuk menuju rumahnya tertutup oleh dinding yang terbuat dari hebel. Namun ia tidak merinci penyebab penutupan akses tersebut.
"Ini jalan yang digunakan ibu saya, bapak saya yang digunakan untuk keluar masuk rumah," kata wanita dalam video seperti dikutip Suara.com, Senin (1/8/2022).
Wanita yang tengah menggunakan baju cokelat dengan padu padan hijab berwarna hitam tersebut juga mencontohkan betapa sulitnya ia ingin masuk kedalam rumah otang tuanya.
Bahkan, untuk berjalan miring saja, wanita tersebut mendapat kesulitan lantaran celah tembok yang dibuat tetangganya hanya berjarak hitungan sentimeter.
“Ini rumah orang tua saya, hanya diberi jalan segini saja. Bayangkan dimana hati nuraninya.”
Diakhir video, emak-emak ini juga berharap kejadian seperti ini cukup ia yang mengalami. Jangan ada lagi kejadian serupa yang menimpa warga lainnya. Ia juga menyebutkan almatnya kejadian tersebut.
"Ini alamatnya di jalan Gading Raya Gang 8, Rt 11 RW 10 kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung. Semoga mendapat hidayah ya tetangga seperti ini," katanya.
Baca Juga: Tikus Nemplok di Kepala Saat Salat, Warganet: Kalau Aku Udah Pingsan
Berita Terkait
-
Viral Pemuda BAB di Tempat Wudhu Masjid di Jember, Netizen: Sudah Tak Tertahankan Lagi
-
Tikus Nemplok di Kepala Saat Salat, Warganet: Kalau Aku Udah Pingsan
-
Hidup Susah dan Kelaparan, Pria 60 Tahun Rela Mencuri Sabun Rp 20 Ribu Demi Masuk Penjara
-
Buntut Steam hingga PayPal Diblokir, Sejumlah Karangan Bunga Dikirim ke Kominfo: Kematian Kebebasan Internet
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol