Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan mencokok empat anggota gengster yang terlibat bentrok di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Dalam insiden ini, satu orang tewas akibat dibacok.
Plt Kapolres Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan mengatakan, empat orang yang ditangkap itu berinisial PF, AR, MZ, dan MB. Keempatnya saat ini sudah berstatus tersangka.
"Tersangka yang ditangkap 4 orang. PF, AR, MZ dan MB," ujar Yandri dalam keterangannya, Selasa (2/8/2022).
Yandri melanjutkan, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Mulai dari dua celurit, 1 tongkat pedang, hingga satu unit sepeda motor.
"2 bilah celurit, 1 bilah tongkat pedang, 3 unit handphone dan 2 buah dompet, 1 buah helm warna cokelat susu, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna krem nopol: B 4422 SGW," sambungnya.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 subsider Pasal 170 subsider UU RI Nomor 2 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.
Bacok hingga Bawa Kabur Motor Korban
Sebelumnya, satu pemuda tewas dan dua lainnya mengalami luka bacok setelah diserang kelompok diduga gangster di Jalan Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram, @infocipete. Dalam keterangannya disebut terjadi pada Sabtu (30/7/2022) sekitar puku 03.40 WIB.
Baca Juga: Seorang Pemuda Tewas Diserang Kelompotan Gengster Polisi Buru Komplotan
"Kelompok gangster serang dan bacok dua pemuda di Haji Nawi, motor korban dibawa kabur," tulis @infocipete.
Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra membenarkan adanya peristiwa ini. Dia menuturkan pristiwa tersebut berawal provokasi dari kelompok korban.
"Dua kelompok bermotor papasan di Haji Nawi. Satu dari arah Radio Dalam, satu dari arah Fatmawati. Diawali teriakan korban dan rekannya memancing para kelompok terduga pelaku berakhir dengan penyerangan menggunakan sajam dan senjata tumpul," ungkap Multazam saat dikonfirmasi, Minggu (31/7/2022).
Dalam peristiwa tersebut, satu pemuda atas nama Bayu Setiawan meninggal dunia akibat luka bacok. Kemudian, dua orang lainnya mengalami luka di bagian kepala dan jari.
"Satu orang korban atas nama Bayu Setiawan meninggal dunia. Satu orang laki-laki atas nama M Lutfi mengalami luka di bagian kepala. Kemudian, satu orang lagi atas nama Aditya Nur Hidayat mengalami luka kecil irisan di jari," bebernya.
Berita Terkait
-
Seorang Pemuda Tewas Diserang Kelompotan Gengster Polisi Buru Komplotan
-
Nindy Ayunda Sudah Datangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk Diperiksa Terkait Kasus Penyekapan
-
Pria Tewas Dibacok Di Tanjung Priok Berprofesi Sebagai Tim Survei Gudang Impor
-
Viral Pria Tewas Dibacok Di Kebon Bawang Tanjung Priok, Warga Sempat Dengar Orang Teriak Minta Tolong
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!