Suara.com - Fase pemulangan jemaah haji gelombang 2 lewat Bandar Udara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, terus berlanjut.
Sebanyak 9 kloter dari 7 embarkasi dengan total 3.676 jemaah haji asal Indonesia bakal pulang ke Tanah Air pada Rabu (3/8/2022).
Berikut jadwal lengkapnya seperti dikutip dari Layanan Kedatangan dan Kepulangan Haji 2022:
1. JKS 26
Sebanyak 410 jemaah haji asal Jawa Barat dijadwalkan berangkat dari hotel di Madinah menuju bandara pada 2 Agustus 2022 pukul 22.10 Waktu Arab Saudi (WAS).
Mereka dipulangkan pada 3 Agustus 2022 pukul 04.10 WAS dari Bandara Madinah dan bakal tiba di Tanah Air pada 3 Agustus 2022 pukul 02.24 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5692.
2. SUB 26
Sebanyak 450 jemaah haji asal Jawa Timur dijadwalkan berangkat dari hotel di Madinah menuju bandara pada 3 Agustus 2022 pukul 00.45 Waktu Arab Saudi (WAS).
Mereka dipulangkan pada 3 Agustus 2022 pukul 06.45 WAS dari Bandara Madinah dan bakal tiba di Tanah Air pada 3 Agustus 2022 pukul 21.30 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5060.
Baca Juga: Begini Nasib Barang Tercecer Jemaah Haji di Arab Saudi
3. BTH 7
Sebanyak 450 jemaah haji asal Riau dijadwalkan berangkat dari hotel di Madinah menuju bandara pada 3 Agustus 2022 pukul 01.35 Waktu Arab Saudi (WAS).
Mereka dipulangkan pada 3 Agustus 2022pukul 07.35 WAS dari Bandara Madinah dan bakal tiba di Tanah Air pada 3 Agustus 2022 pukul 20.25 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5084.
4. BPN 1
Sebanyak 360 jemaah haji asal Kalimantan Timur dijadwalkan berangkat dari hotel di Madinah menuju bandara pada 3 Agustus 2022 pukul 01.50 Waktu Arab Saudi (WAS).
Mereka dipulangkan pada 3 Agustus 2022 pukul 07.50 WAS dari Bandara Madinah dan bakal tiba di Tanah Air pada 4 Agustus 2022 pukul 02.10 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 4201.
Berita Terkait
-
Begini Nasib Barang Tercecer Jemaah Haji di Arab Saudi
-
Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Asal Aceh Meninggal Dunia Usai Dibawa ke RS
-
Ternyata Segini Sampah yang Dihasilkan dari Penyelenggaraan Haji 2022
-
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2 Agustus 2022
-
450 Jemaah Haji Kloter I Asal Sumsel Tiba di Embarkasi Palembang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir