Suara.com - Beredar kabar mengenai seorang suami yang melaporkan istrinya ke kantor polisi atas tuduhan pelanggaran HAM.
Pelaporan seorang suami tersebut dinarasikan sebagai akibat dari keputusan istrinya yang tidak mengizinkannya pergi memancing.
Kabar tersebut diunggah oleh seorang warganet di Facebook berakun Keknya Ini Irfan.
Ia mengunggah foto tangkap layar sebuah artikel berjudul, 'Tidak di izinkan Mancing, Seorang Suami Melaporkan Istrinya ke Kantor Polisi dengan Alasan Pelanggaran HAM'.
Artikel tersebut terbit di situs tvonenews.com pada Selasa (26/07/22).
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Melalui penelusuran Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, dapat diketahui bahwa adanya gambar tangkapan layar artikel berjudul, 'Tidak Diizinkan Mancing, Seorang Suami Melaporkan Istrinya ke Kantor Polisi dengan Alasan Pelanggaran HAM', yang terbit di situs tvonenews.com pada Selasa (26/07/22) merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya judul artikel tersebut diedit. Judul asli artikel yang terbit di situs tvonenews.com pada 26 Juli 2022 itu adalah 'Kecanduan Mobile Legend, Suami Tinju Istri karena Tidak Diberi Jaringan Hotspot'.
Baca Juga: Tanpa Diborgol, Ini Penampilan Doddy Manajer Bunga Citra Lestari Usai Tertangkap Kasus Narkoba
Dilansir dari artikel tersebut, seorang istri di Tanjungbalai bernama Nur melaporkan suaminya ke kantor polisi gara-gara ditinju suaminya.
Nur ditinju karena tidak memberikan jaringan hotspot kepada suaminya yang bernama Amad untuk bermain game Mobile Legend.
"Menurut tersangka game-nya tiba-tiba lelet. Pelaku emosi dan berujung dengan pertengkaran mulut," ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP Eri Prasetiyo, Selasa (26/07/2022).
Pelaku yang tersulut emosinya karena tidak bisa melanjutkan game-nya kemudian meninju korban mengenai kedua pelipis mata.
"Korban ditinju di bagian mukanya hingga akhirnya korban langsung mengadu ke kantor polisi. Tidak berapa lama suaminya langsung kita amankan dan mengakui semua perbuatannya," katanya.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Tanpa Diborgol, Ini Penampilan Doddy Manajer Bunga Citra Lestari Usai Tertangkap Kasus Narkoba
-
Dituding Tak Beri Nafkah Anak, Andika Kangen Band: Apa Yang Terjadi Mestilah Dilihat Dari 2 Sisi
-
Om Prakash, Buronan Paling Dicari Polisi India Pernah Bermain di 28 Film
-
Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Polri Kantongi Dua Alat Bukti Keterlibatan Ajudan Istri Ferdy Sambo
-
Duduk di Kursi Tamu, Istri Pertama Menangis Saksikan Pernikahan Suami: Diduga Rela Dipoligami Tak Kunjung Hamil
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru