Mengutip laman pemberitaan Al-Jazeera, dua kasus tersebut salah satunya adalah upaya Trump dalam membatalkan hasil pemilu 2020, dan satunya lagi adalah tindakan membawa sejumlah dokumen kepresidenan tanpa izin.
4. Dokumen di rumah Donald Trump disita
Kembali mengutip Al-Jazeera, penggeledahan tersebut membuahkan hasil berupa sejumlah dokumen rahasia kepresidenannya yang disebutkan sebelumnya.
Sebelumnya, FBI telah mencari keberadaan tersebut sejak Februari. Kini, FBI berhasil menemukan tumpukan dokumen tersebut dan membawanya dalam lusinan kotak boks berisi berkas-berkas.
Terkait dengan kepemilikan dokumen tersebut, secara hukum presiden yang selesai masa jabatannya harus menyerahkannya kepada negara untuk diarsipkan. Tindakan Trump dinilai menyalahi aturan lantaran membawa dokumen ke tangan pribadi.
5. Departemen Hukum AS enggan buka suara
Hingga kini, Departemen Hukum AS urung buka suara terhadap insiden penggerebekan tersebut.
Namun kuasa hukum Trump, Christina Bobb turut mengomentari penggerebekan rumah kliennya.
Dilansir oleh Politico, Bobb tampak hadir menyaksikan penggerebekan tersebut. Ia juga turut menilai bahwa penggerebekan rumah kliennya dilakukan secara mendadak. Padahal, Trump sebelumnya telah kooperatif dengan penyidik terhadap kasus yang menyeretnya.
Baca Juga: FBI: Teknologi Huawei Ganggu Komunikasi Tentara Amerika Serikat
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
FBI: Teknologi Huawei Ganggu Komunikasi Tentara Amerika Serikat
-
Pemakaman Ivana Trump Jadi Momen Langka yang Menyatukan Keluarga Donald Trump
-
Digrebek Warga, Pasangan Ini Bugil di Warung
-
Bikin Malu! Mesum di Toilet, Kepala Sekolah Digrebek Warga
-
4 Fakta Seputar Kematian Ivana Trump, Ini Dugaan Penyebabnya
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura