Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya yang diketahui baru saja dipecat dari pekerjaannya.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @dagelan pada hari Jumat, 12 Agustus 2022. Dalam video tersebut, nampak pembuat video memperlihatkan rekaman suara tanpa gambar.
Dalam video tersebut, mulanya pembuat video yang diketahui seorang perempuan memperlihatkan isi percakapan dengan sang ibu. Perempuan tersebut menanyakan ibunya yang sedang tidak di rumah, untuk segera pulang ke rumah.
“Jadi aku suruh bunda pulang karena bunda lagi arisan. Mau ngasih tau aku abis dipecat,” tulis perempuan tersebut dalam videonya.
Setelah itu, sang ibu pun pulang ke rumah dan bertanya kepada perempuan (anaknya) mengapa ia diminta untuk segera pulang.
“Kenapa bundanya disuruh buru-buru pulang? Kenapa? Kenapa?,” tanya sang ibu.
Namun, perempuan tersebut tidak kunjung menjawab, dan perlahan mulai terdengar suara tangis dalam video tersebut. Sang ibu pun kemudian kembali bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi kepada anaknya tersebut.
“Eh kenapa?,” tanya ibu.
Tidak lama kemudian, perempuan tersebut berusaha menjelaskan tetapi tidak kuasa menahan tangisannya. Terdengar suara tangisan yang cukup lama dari perempuan tersebut.
Baca Juga: Menggemaskan, Pegawai Stasiun Ini Terekam Diam-Diam Ajak Main Kucing
Perlahan perempuan tersebut mulai berbicara dengan isak tangisnya.
“Kakak belom bisa nyari duit,” jelas perempuan tersebut lirih.
Sang ibu pun berusaha menenangkan anaknya tersebut.
“Apa? Kenapa kenapa? Kenapa emang bundanya nuntut kakak untuk nyari duit? Tidak sayang, bundanya gak nuntut kakak untuk nyari duit,” ujar sang ibu dengan tenang.
Namun, perempuan tersebut merasa bahwa tanggung jawabnya besar karena ia merupakan anak pertama, dan ayahnya sudah meninggal pada satu tahun yang lalu.
“Emang aku diposisi anak pertama. Baru ditinggal ayah 1 tahun yang lalu dan tahun ini aku baru lulus,” jelas perempuan tersebut dalam tulisan di videonya.
Perempuan tersebut kemudian menjawab dengan nada yang cukup tinggi.
“Tapi kakak anak paling gede,”
Sang ibu kemudian berusaha menenangkan dan menjelaskan bahwa ia tidak pernah menuntut anaknya tersebut mencari uang untuk keluarganya.
“Enggak enggak, bunda gak nuntut kamu untuk nyari duit tapi tanggung jawab (ngurus adek sekolah, bunda gak nuntut kakak untuk harus nyari duit, nggak, nggak, ya, hm, oke? Ya? Dengerin,” ujar sang ibu.
Ucapan sang ibu perlahan membuat perempuan tersebut sedikit tenang dan mulai menjelaskan.
“Kakak dikeluarin,” jelas perempuan tersebut.
Alih-alih bertanya mengapa anaknya tersebut dikeluarkan dari tempat sebelumnya ia bekerja, ibu tersebut justru fokus menyemangati anaknya dan berusaha menenangkan anaknya yang tengah menangis tersebut.
“Yaudah gapapa, sayang sayang sayang, udah gapapa. Masih ada pekerjaan lain, kita akan cari pekerjaan lain, udah cup diem, gapapa, ayo pantang menyerah, gak boleh gitu. Gapapa gak masalah. Gak masalah kakak dikeluarin, ya? Kakak tetep anaj kebanggaan bunda, tau? Udah ayo sayang cup diem,” kata sang ibu dengan tenang.
Respon sang ibu dalam video tersebut kemudian mengundang respon dan komentar positif dari warganet. Warganet turut merasakan kehangatan sang ibu yang ada dalam video itu. Tak sedikit warganet yang juga menyemangati perempuan tersebut.
“Untuk kamu yg bersuara, tetap semangat, besok pasti lebih baik, kalo kamu capek hentikan sejenak, semoga kedepannya harimu menyenangkan, tetap kuat, terima kasih sudah mau menangis, kamu terbaik,” tulis salah satu warganet yang menyemangati.
“Love mom so much, one of the reason we really need this lovely human,”
“Ikut nangis.. Ikut merasakan,”
“Ibu manusia terbaik,”
“Aku ingin menjadi sosok ibu yang bisa menguatkan dan memeluk anakku ketika anakku bersedih,”
“Beruntung sekali yg punya ibu baik, ga semua anak seberuntung itu,” tulis komentar beberapa warganet.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Viral Dugaan Kasus Pelecehan dengan Modus Casting Film, Korban di Bawah Umur
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Pesan Risol Bu Tatu, Influencer Kaget Dapat Versi KW
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!