Suara.com - Pada waktu bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah, beberapa bulan lalu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta Pemerintah Arab Saudi menyediakan kuota bagi calon jemaah haji Indonesia yang berusia di atas 60 tahun.
"Saya sampaikan, jemaah lansia Indonesia antreannya mencapai 700 ribu jemaah, jadi kalau mereka dibatasi sampai 65 tahun seperti tahun ini, mereka kasihan yang 700 ribu itu," kata Yaqut di Istana Kepresidenan, Senin (15/8/2022).
Tawfiq disebut Yaqut menyatakan akan membahas permintaan kuota itu.
"Mereka menjanjikan insyaallah ada kuota khusus untuk lansia," kata Yaqut.
"Ini sudah mulai bekeja, tim teknis sudah mulai bekerja di Saudi sana untuk bicara teknis dengan kementerian haji," Yaqut menambahkan.
Yaqut juga mengatakan ibadah haji 2022 hampir tuntas dan dia menyampaikan perkembangannya.
"Yang wafat sampai tadi malam saya cek ada 89, jemaah yang wafat," kata Yaqut.
Para petugas haji rencananya akan kembali ke Indonesia pada Selasa (16/8/2022).
Penyelenggaraan ibadah haji 2022 dinilai berjalan lancar, meski ada kekurangan dalam proses penyelenggaraan.
Baca Juga: 92.154 Jemaah Haji Indonesia Sudah di Tanah Air
Contohnya, kurang koordinasi antara petugas. "Semisal ketika ada jemaah yang tersesat, komunikasi antara petugas satu dengan petugas lainnya masih kurang sehingga pertolongan menjadi agak lambat."
Contoh lainnya, respons dari petugas masih lamban sehingga membuat keterlambatan katering untuk jemaah.
"Ini kemudian tidak cepat ketemu solusinya antara petugas kami dengan penyediaan katering, ada hal teknis kecil-kecil tapi semuanya bisa diselesaikan jadi begitu saja sebenarnya," ujarnya.
Berita Terkait
-
KPK Cecar Eks Stafsus Yaqut Soal Aliran Duit USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR
-
KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa
-
Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel
-
Korupsi Haji, Bos Maktour Blak-blakan Pernah Temui Yaqut Minta Kuota Haji Khusus
-
KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro