Suara.com - Kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan intansi kepolisian dengan Irjen Ferdy Sambo menjadi pelaku utama masih menjadi perhatian publik.
Peristiwa yang motifnya belum dibeberkan ke publik itu nampaknya bukan hanya mencoreng nama Ferdy Sambo, namun juga instansi kepolisian secara umum.
Hal ini terlihat banyaknya warga yang meneriaki polisi dengan julukan 'Sambo'. Seperti terlihat pada video yang viral di media sosial ini.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @jakarta.garislurus, terlihat sejumlah tentara hingga polisi tengah berjalan di tengah jalan.
Para warga berdiri di pinggiran jalan untuk menyaksikan baris berbaris TNI dan polisi.
Saat barisan anggota TNI lewat, warga masih diam dan menikmati.
Namun ketika barisan polisi melintas di jalan, sejumlah warga meneriaki dengan kata-kata 'itu rakyat Sambo'.
Teriakan sejumlah warga itu kemudian membuat tertawa warga lain yang menonton baris berbaris tersebut.
"Hilang sudah martabat Polri gara-gara Sambo," tulisan dalam video.
Baca Juga: Ukuran Uang Rupiah Kertas Baru Jadi Sorotan Warganet, Disebut Tidak Rapi
"Semua Polri jadi dibilang rakyat Sambo," tambahnya.
Video yang diunggah pada Kamis (18/8/2022) itu sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Apakah wibawa polri sudah hilang gara-gara sambo dan kawan-kawannya itu?" komentar warganet.
"Beda sama TNI, mau kasus kaya gimana pun, mau bintang berapa pun kalo dia salah ya transparan, dan dihukum," imbuh warganet lain.
"Nila setitik rusak susu sebelanga. Seorang sambo di polri yang malu polisi se-Indonesia," tambah lainnya.
"Untung lagi baris berbaris, kalo lagi jalan biasa bisa nyonyor itu muka disamperin digebukin," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen