Suara.com - Kekinian publik sedang dihebohkan dengan seorang mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin yang dikeluarkan dari ruangan saat sedang mengikuti acara pengenalan kampus.
Mahasiswa tersebut dikeluarkan dari ruangan karena dirinya mengaku sebagai non-biner.
Non-biner sendiri merupakan identitas gender yang tidak merujuk secara spesifik pada salah satu gender.
Orang Tua Diduga Dapat Surat Panggilan dari Kampus
Setelah ramainya kasus tersebut, orang tua dari mahasiswa tersebut diduga mendapatkan surat panggilan dari kampus.
Hal tersebut diketahui melalui unggahan akun Twitter @kegblgnunfaedh pada Minggu (21/08/22).
Dalam unggahannya, akun Twitter ini mengunggah foto tangkap layar berisi status WhatsApp diduga milik mahasiswa yang bersangkutan.
Mahasiswa tersebut mengunggah foto surat dari kampus yang tertuju untuk orang tuanya.
"Cie dapat surat cinta dari Wakil Dekan 3. Makasih sayang, sudah cepu," keterangan dalam foto.
Unggahan Lawas Mahasiswa
Bukan hanya mengunggah foto tangkap layar berisi surat dari kampus, akun Twitter ini juga mengunggah foto tangkap layar yang diduga berisi unggahan lawas milik mahasiswa Fakultas Hukum tersebut.
Dalam foto ini, terdapat pengakuan seseorang yang telah menjadi penyuka sejenis semenjak usia 15 tahun.
Pada foto ini juga terlihat foto mesra diduga dirinya bersama seorang pria.
Respons Warganet
Unggahan ini sontak saja menajadi sorotan warganet. Warganet mengungkapkan bahwa jejak digital begitu menyeramkan.
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Universitas Hasanuddin Mengaku Berkelamin Netral, Langsung Dikeluarkan dari Lokasi Acara
-
Hits Health: Penyebab Kematian Akibat Kanker di Dunia, Mengenal Identitas Gender Non-Biner
-
Terpopuler Kesehatan: Gaya Hidup Penyebab Kematian karena Kanker, Apa Itu Non-Biner yang Viral di Media Sosial
-
Viral Wanita Dibuatkan Salad Roti oleh Ibu Pacarnya, Bikin Iri Berjamaah
-
Fakta dan Kronologi Mahasiswa Unhas Dikeluarkan Dosen Karena Ngaku Non-Biner
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika