Suara.com - Video penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial TH di SPBU di Kota Palembang menjadi viral di media sosial. Sosok pria yang memukul wanita itu ternyata adalah M Syukri Zen, anggota DPRD kota Palembang dari fraksi Gerindra.
Syukri mengaku dirinya emosi karena tidak diberi jalan oleh TH saat mengisi bahan bakar. Tanpa pikir panjang, ia langsung memukul TH berkali-kali di depan banyak orang yang sedang mengantre BBM.
Lalu, siapa sebenarnya M Syukri Zen? Simak selengkapnya.
Profil M Syukri Zen
M Syukri Zen atau akrab disapa Syukri ini merupakan anggota Komisi II DPRD Kota Palembang yang telah menjabat selama empat periode.
Dalam kiprahnya sebagai anggota DPRD, Syukri termasuk politisi senior dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dari dapil Kota Palembang 6.
Ia merupakan lulusan sarjana Ilmu Pemerintahan. Latar belakang pendidikan tersebut membuatnya terjun di dunia politik sehingga akhirnya bisa memiliki peran yang begitu kuat di DPRD.
Syukri berhasil memperoleh 4.249 suara saat dirinya mencalonkan diri pada Pemilu tahun 2019 lalu. Suara itu diraihnya dari dapil Palembang yang terdiri dari daerah Seberang Ulu I, Kertapati dan Jakabaring,
Perolehan suara terbanyak pada Dapil VI Kota Palembang itu membuatnya berhasil kembali mendapatkan kursi DPRD dan menjabat pada periode 2019 hingga 2024 mendatang.
Saat masa pemilu 2019, Syukri terdaftar sebagai caleg dengan nomor urut 1 dari fraksi Gerindra. Ia bersama 3 orang lainnya dari fraksi partai Gerindra pun bersinergi dalam jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Palembang.
Buntut penganiayaan yang dilakukan M Syukri Zen
Kejadian penganiayaan yang dilakukan Syukri ini membuatnya dipanggil oleh Ketua DPC Gerindra Kota Palembang, Akbar Alfaro. Akbar langsung melakukan konferensi pers dengan awak media tentang pemukulan yang dilakukan Syukri.
Dalam konferensi pers tersebut, Syukri mengaku dirinya kesal dan emosi karena tidak diberi jalan oleh TH saat ingin mengisi bahan bakar. Syukri juga kesal karena TH menganggap dirinya sudah menyerobot.
Adu muliut pun tak terelakkan hingga Syukri pun mendatangi TH dan memukulnya berkali-kali. Beruntung, aksi pemukulan tersebut diabadikan oleh penumpang mobil dan mengunggahnya di media sosial sampai menjadi viral.
Akbar Alfaro selaku Ketua DPC Gerindra pun mengungkap akan menindak tegas anggotanya tersebut dengan ancaman pemecatan dari jabatan sebagai anggota DPRD Palembang dan legislator dari fraksi Gerindra.
Kasus penganiayaan itu juga mendapat simpati dari pengacara kondang, Hotman Paris. Ia mengaku akan membela TH dalam kasus ini hingga dilakukan penangkapan terhadap Syukri nantinya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Hotman Paris Juga Emosi, Siap Beri Pendampingan Hukum Gratis! Hari Ini Sukri Zen, Oknum Dewan yang Jotos Wanita Diperiksa DPP Gerindra
-
Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo Naik Pitam Tahu Penganiayaan Anggota DPRD Palembang: Pecat dan Pidana, Bikin Malu Partai
-
Oknum Dewan Gerindra Jotos Wanita, Keponakan Prabowo Langsung Naik Pitam "Pecat & Pidana!"
-
Oknum Wakil Rakyat dari Partai Gerindra Aniaya Wanita di SPBU Minta Maaf, Hotman Paris Minta Prabowo Turun Tangan
-
Beneran Nih Mau Dipecat? Ancaman Hukuman Buat Anggota DPRD Palembang yang Pukul Wanita
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional