Suara.com - Kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J hingga kini masih masuk proses hukum. Baru-baru ini, istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi dinyatakan sebagai tersangka karena terlibat dalam penembakan tersebut. Ia menyusul suaminya yang sudah terlebih dahulu dijadikan tersangka.
Keterlibatan pasangan suami istri ini ternyata memberikan efek kepada anak-anak mereka. Kini, anak-anak Ferdy Sambo sedang dalam perlindungan oleh Lembaga Perlindungan Anak dan Ibu (LPAI).
Bukan hanya LPAI, pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak juga memberikan simpatinya atas nasib anak-anak Ferdy Sambo. Ia bahkan mengungkapkan keinginannya untuk mengadopsi anak-anak Ferdy Sambo.
Simak inilah 5 fakta Kamaruddin yang mengaku ingin mengadopsi dan membiayai sekolah anak-anak Ferdy Sambo sampai S3.
Anak Sambo jadi korban perundungan
Akibat kasus yang menimpa sang ayah dan ibu, anak-anak Ferdy Sambo diketahui menjadi korban bullying atau perundungan, baik secara langsung maupun di media sosial.
Hal yang dialami oleh anak-anak Sambo ini membuat Kamaruddin Simanjuntak menjadi iba. Ia pun mengungkap bahwa ia bersedia untuk mengadopsi anak-anak Ferdy Sambo.
Ungkap kasus Sambo jangan dikaitkan dengan anak
Menurut Kamaruddin, kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo tidak seharusnya dikaitkan dengan anak-anaknya yang jelas tidak bersalah.
Kesalahan Ferdy Sambo dan sang istri diungkap Kamaruddin harus ditanggung oleh mereka berdua, namun jangan sampai anaknya ikut menjadi korban karena tingkah kedua orang tuanya.
Menghindari alasan bebas karena anak
Kamaruddin Simanjuntak juga mengungkap bahwa dengan niatnya mengadopsi, hal ini dapat mencegah adanya alasan penangguhan penahanan atau keringanan hukuman terhadap Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi karena alasan anak.
"Oke, kalau alasan anak, jangankan anak kecil, yang masih hamil saja, kalian (polisi) tangkap dan tahan. Tetapi jangan hukum dipermainkan dengan alasan mempunyai anak bayi" jelas Kamaruddin.
Akan sekolahkan hingga doktoral
Tak sampai di situ, Kamaruddin juga mengaku bersedia menyekolahkan anak-anak Ferdy Sambo hingga pendidikan doktor atau S3. Apalagi, ia merasa mampu untuk membiayai sekolah anak-anak Ferdy Sambo.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Anggota Brimbob Bentak Jurnalis Saat Meliput Sidang Etik Ferdy Sambo, Netizen: Di Rumah Pasti Takut Istri
-
Surat Permintaan Maaf Ferdy Sambo untuk Senior dan Rekan Sejawat di Polri, Begini Isinya
-
Jadwal Pemeriksaan Putri Candrawathi sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Jika Satu Sel Penjara Bareng Ferdy Sambo, Irjen Napoleon: Masak Saya Tolak, Saya Openi
-
Sidang Etik Ferdy Sambo, Bharada E Bersaksi Secara Virtual
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas