Suara.com - Polda Metro Jaya bakal memperpanjang masa penahanan eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo. Roy Suryo merupakan tersangla kasus meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Joko Widodo.
Penambahan masa penahanan itu lantaran berkas penyidikannya masih ditangan kejaksaan, sehingga penyidik belum mengetahui berkas tersebut apakah sudah lengkap atau masih ada kekurangan.
“Sudah kita kirim ke kejaksaan ya, kita masih menunggu dari jaksa, petunjuk jaksa apakah berkas yang dikirim tim penyidik ini lengkap atau p21 ataukah ada kekurangan p19 dan sebagainya, ini belum dikembalikan kepada kita,” jelas Zulpan, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/8/2022).
Saat berkas perkara itu masih dalam pemeriksaan kejaksaan, otomatis masa penahanan tersangka kasus meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Joko Widodo itu pun dìperpanjang.
“Memang ada tempo waktu yang dimiliki jaksa untuk meneliti berkas perkara yang dikirim tim kepolisian. Kalau begitu udah diperpanjang otomatis,” katanya.
Roy Suryo sendiri menjadi tahanan Polda Metro Jaya sejak Jumat (5/8/2022).
Zulpan menyebut alasan penahanan Roy Suryo lantaran dikhawatirkan bakal menghilangkan barang bukti. Sebelum ditahan, Roy Suryo telah diperiksa penyidik sebanyak 3 kali.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Rilis Hasil Operasi Kamtibnas selama 4 Hari
-
Ungkap 131 Kasus Perjudian, Polda Metro Tetapkan Ratusan Orang Jadi Tersangka
-
Marak Pengungkapan Kasus Perjudian, Polda Metro Bantah Upaya Redam Kasus Ferdy Sambo
-
Hanya 5 Hari, Polda Metro Jaya Tangkap Ratusan Tersangka dari Berbagai Kasus
-
Polda Metro Jaya Ringkus 296 Penjudi Selama 4 Hari Operasi Kamtibmas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM