Suara.com - Kolaborasi kreatif PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Garuda Indonesia, dan Lion Air Group diyakini akan membantu menormalkan harga tiket pesawat tahun ini. Program promo dari perbankan akan mampu mengarahkan kebutuhan perjalanan yang tinggi ke jadwal penerbangan low season dan low capacity dari maskapai.
BNI menggandeng Garuda Indonesia dan Lion dalam meluncurkan Program Terbang Hemat Bersama BNI 2022 belum lama ini. Program ini membuka peluang bagi pengguna moda transportasi udara untuk mendapatkan tiket penerbangan yang lebih terjangkau di penerbangan low season dan low capacity.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengapresiasi kolaborasi antar perbankan dan maskapai penerbangan dalam merespons arahan presiden untuk menormalkan harga tiket pesawat.
Menurutnya, upaya kolaborasi ini akan mampu mempertemukan kemampuan operasional penerbangan dan daya beli masyarakat yang masih dalam proses pemulihan.
“Kolaborasi BNI-Garuda-Lion memang sangat kreatif sekali. Kami sangat apresiasi inisiasi BNI ini. Promosi dengan jam dan waktu tertentu menjadi kampanye penjualan yang baik," katanya.
Budi berharap, program ini dapat berhasil, sehingga maskapai yang dalam telah sembuh dari Covid-19 dapat fokus untuk mengoptimalkan penerbangan guna memaksimalkan pendapatan.
Ia juga berharap, masyarakat juga tidak perlu tergesa-gesa dan lebih baik lagi dalam menjadwalkan keberangkatannya. Manfaatkan waktu penerbangan low season dan low capacity untuk terbang lebih terjangkau serta mendapatkan promo tambahan.
“Sekali lagi, saya mengapresiasi kolaborasi yang lakukan saat ini. Kita memang tumbuh bersama untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik, dan memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada masyarakat, baik itu untuk kebutuhan pulang kampung, wisata atau bisnis,” katanya.
Promo Kreatif
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mahal, Bandara Kualanamu Sepi
Adapun Program Promosi kreatif ini dilakukan bersama beberapa mitra setia, diantaranya Garuda Indonesia, Lion Air Group dan Traveloka. Saat ini sedang berlangsung berbagai program dalam bentuk Diskon, Cashback, Cicilan 0% serta Diskon Tambahan menggunakan BNI Rewards Point.
Di samping itu, BNI memiliki berbagai jenis produk Kartu Co-branding Garuda Indonesia dan Batik Air, yang secara khusus memberikan penawaran eksklusif kepada para nasabah yang melakukan perjalanan menggunakan maskapai penerbangan terpilih.
Program yang BNI tawarkan meliputi Welcome Cashback atau Miles, Cashback untuk Top Spender, Special Mileage Program, hingga Exclusive Privilege di Bandara. Dan tentunya juga dilengkapi berbagai fitur menarik lainnya.
Menariknya, promo ini berakhir hingga akhir tahun, tepatnya 28 Desember 2022. Untuk mempelajari lebih masyarakat dapat mempelajari lebih lanjut di website bit.ly/BNI-TerbangHemat
Berita Terkait
-
Demi Mempermudah Pegawai, BNI Fasilitasi TNI Bayar Gaji dan Tunjangan Secara Non Tunai
-
BNI, Garuda Indonesia dan Lion Air Group Berkolaborasi untuk Tekan Harga Tiket Pesawat
-
BNI Dukung Program Smart Province Bengkulu
-
Perkuat Transformasi Agrikultur dan Food Estate, BNI Dukung Program Taksi Alsintan
-
BNI Dukung Gelaran Homecoming Day UI 2022
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi