Pelaku yang juga diketahui sudah memiliki istri ini, kerap melancarkan aksi bejadnya di belakang mushala. Pelaku tersebut mengulang aksinya berulang kali.
Dikabarkan, pelaku melakukan pelecehan dengan meraba dan mencium bagian sensitif tubuh korban. Bahkan, tidak jarang korban diminta untuk bersetubuh dengan pelaku.
Modus Pelaku
Diketahui, modus guru ngaji tersebut dilakukan dengan cara merayu dan mengiming-imingi anak didiknya supaya cepat pintar mengaji.
Lebih lanjut, pelaku memanggil para korban masuk ke dalam kamar, dan ke belakang mushala lalu diberikan air.
Guru ngaji tersebut memerintahkan anak didiknya meminum air tersebut, dengan iming-iming bisa cepat pintar mengaji. Namun, pelaku juga memberikan syarat kepada para korban, dengan menutup mata korban
Usai perintah tersebut dilakukan, pelaku kemudian membawa para korban secara bergantian ke kamar dan ke belakang mushala. Disitulah pelaku melancarkan aksinya.
Korban Trauma
Sebanyak tiga korban yang hanya diraba-raba dan dua korban yang diduga sudah disetubuhi oleh pelaku.
Adanya kejadian tersebut, membuat para korban mengalami trauma psikis sehingga tidak mau lagi berangkat mengaji.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Tembok Pool Bus di Kota Bogor Ambruk, Lima Orang Dikabarkan Luka-luka
-
Gawat Bah, Petugas Linmas di Bukittinggi Cabuli Anak di Bawah Umur
-
Guru Potong dan Bersihkan Rambut Murid dari Kutu, Warganet Ramai-ramai Beri Pujian
-
Dua Warga Bogor Tewas Terseret Ombak Pantai di Sukabumi
-
Apa Alasan Tunjangan Profesi Guru Dihapus? Ini Penjelasan RUU Sisdiknas
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini