Suara.com - Balita berinisial FFP (5) tewas cukup tragis karena jatuh dari lantai 11 Rumah Susun Pinus Elok Tower C, Peninggilan, Cakung Jakarta Utara pada Sabtu (27/8/2022) lalu.
Peristiwa tersebut masih menjadi perbincangan. Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Sederhana Sewa (UPRS) VII Jakarta, Arja menjelaskan peristiwa mengenaskan itu terjadi sekira pukul 15.55 WIB.
Ketika peristiwa itu, kata Arja, petugas keamanan mendengar bunyi keras seperti ada benda yang jatuh. Pihak petugas pun langsung melakukan pengecekan, ternyata menemukan seorang balita yang sudah tergeletak.
“Menurut ayah korban, anaknya sedang bermain telepon genggam di dalam kamar," kata Arja dikofirmasi, Rabu (31/8/2022).
Balita tersebut jatuh diduga sempat rebutan gawai dengan kakaknya di dalam kamar rusun, karena saat kejadian mereka sedang bermain gawai.
Korban diduga jatuh karena meloloskan diri dari jendela kamar dilantai 11, hingga jatuh kelantai dasar. Korban tewas ditempat akibat luka dibagian kepala.
"Ayah korban turun ke bawah dan mendapati anaknya telah tewas di lokasi,"imbuhnya
Sebelumnya diberitakan, seorang balita berinisial FFP tewas usai terjatuh dari lantai 11 Rusun Pinus Elok, Cakung Jakarta Timur, Sabtu (27/8/2022).
Kapolsek Cakung, Kompol Syarifah Chaira mengatakan saat itu korban saat itu dilaporkan sedang bermain dengan kakak laki-lakinya.
Baca Juga: Bikin Gemas, Balita Ini Salami Semua Jemaah Usai Salat Banjir Pujian Warganet
"Korban sedang bermain HP bersama abangnya dan ayah korban sedang cuci baju," kata Chaira saat dikonfirmasi, Minggu (28/8/2022).
Tiba-tiba, FFP merebut handphone dari abangnya dan masuk ke dalam kamar dan mengunci diri.
Ayah korban kemudian mencoba mengetuk pintu dan memanggil, sayangnya tidak ada jawaban dari balik pintu kamar.
"Menurut keterangan ayah dari korban, jendela di dalam kamar sedang terbuka, diduga korban keluar dari jendela. Sehingga terjatuh dari lantai 11 mengakibatkan korban meninggal dunia," tuturnya.
Berita Terkait
-
Bikin Gemas, Balita Ini Salami Semua Jemaah Usai Salat Banjir Pujian Warganet
-
Usai Habisi Nyawa Anaknya yang Masih Balita Pakai Martil, NR Ditangkap di Kolam Lele
-
Selamatkan Balita Dari Kepungan Api di Lantai 2, Petugas Damkar Makassar Terobos Api
-
Terjatuh dari Lantai 11 Rusun Cakung, Balita Tewas usai Rebut HP Kakaknya
-
Kasus HIV/Aids di Ciamis Tembus 631 Orang, Ada Pasien Balita hingga Ibu Hamil
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda