Suara.com - Minggu ini, Menteri untuk Pendidikan Anak Usia Dini dan Menteri Pemuda Australia Anne Aly menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Pendidikan G20 di Bali untuk berbagi prioritas Pemerintahan Albanese di bidang pendidikan sebagai kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan, dan lapangan kerja.
Diselenggarakan selama dua hari, pertemuan ini mengumpulkan anggota G20 untuk mendiskusikan visi mereka dalam mengamankan pertumbuhan ekonomi global di masa depan dan kesejahteraan melalui pendidikan.
“Ini merupakan sebuah kehormatan untuk mewakili Australia dan menjadi bagian dari diskusi terbuka mengenai pendidikan dan pemuda, bersama berbagai mitra penting internasional Australia,” ujar Menteri Aly.
Aly mengatakan portofolio pendidikan sangatlah penting bagi perekonomian setiap negara karena masing-masing negara dapat melihat bagaimana membekali anak-anak muda untuk pekerjaan dan bisnis yang tersedia saat ini, serta untuk peluang inovatif di masa depan.
Aly menambahkan Pertemuan Tingkat Menteri Pendidikan G20 merupakan sebuah kesempatan berharga untuk diskusi terbuka yang membahas tantangan bersama dalam penyampaian pendidikan serta untuk belajar dari satu sama lain untuk memperkuat hubungan internasional.
“Saya berencana untuk berbagi kepada anggota Menteri G20 mengenai rencana Pemerintahan Albanese dalam menangani tantangan utama di bidang pendidikan dan pengasuhan anak usia dini, sekolah dan sektor pendidikan tinggi."
“Mengkonsolidasikan kemitraan pendidikan dengan sejumlah mitra internasional utama kami akan menjadi fokus saya, karena tantangan yang kami hadapi di Australia juga terjadi di semua negara anggota G20.”
Berita Terkait
-
Gibran Wakili Prabowo di Forum KTT G20, DPR: Jangan Cuma Hadir, Tapi Ikut Dialog
-
Gibran Wakilkan Pidato Presiden di KTT G20, Ini Alasan Prabowo Tak Pergi ke Afrika Selatan
-
Hadiri KTT G20 di Afsel, Gibran akan Berpidato di Depan Pemimpin Dunia
-
Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Sejak Era Anti-Apartheid!
-
Bos BI Sebut Negara Anggota G20 Mau Pulihkan Ekonomi Dunia
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku