Pemerintah sudah lama mengevaluasi subsidi terhadap BBM kepada masyarakat. Terutama Menteri Keuangan sudah lama mewacanakan bahwa beban pemerintah memberikan subsidi kepada harga BBM sudah sangat berat, mencapai Rp502 triliun.
Apabila terus disubsisi, beban APBN akan meningkat sementara keuangan negara juga harus menghadapi kekhawatiran terhadap potensi lonjakan inflasi dan pelemahan daya beli masyarakat. Oleh karenanya, demi kepentingan pemulihan ekonomi dan daya tahan kuangan negara di masa depan kenaikan harga BBM merupakan suatu keniscayaan.
BBM yang selama ini mendapatkan subsidi adalah Pertalite dan solar. Di pasaran, Pertalite dijual dengan harga Rp7.650 per liter. Solardibanderol dengan harga Rp5.150 per liter.
Catatan Inflasi Indonesia
Berdasarkan tradingeconomics.com, tingkat inflasi tahunan Indonesia meningkat menjadi 4,94% pada Juli 2022 dari 4,35% pada Juni, melampaui perkiraan pasar sebesar 4,82%. Ini adalah kenaikan harga konsumen tercepat sejak Desember 2014, menembus kisaran target bank sentral 2 hingga 4% untuk bulan ke-2 berturut-turut.
Harga pangan naik paling tinggi sejak Desember 2014 (9,35% vs 6,23%), dengan konsumsi menguat lebih lanjut menyusul kembalinya kehidupan normal setelah kenaikan trotoar dan karena harga komoditas tetap tinggi. Tekanan kenaikan tambahan juga datang dari biaya perumahan (2,57% vs 2,14%), transportasi (6,65% vs 5,45%), perabotan (4,91% vs 4,77%), layanan makanan dan restoran (3,96% vs 3,67%), pendidikan (1,85% vs 1,69%) dan pakaian (1,54% vs 1,38%).
Sementara itu, beban pokok informasi dan keuangan terus turun (-0,27% vs -0,23%). Tingkat inflasi inti tahunan berada pada level tertinggi 28 bulan sebesar 2,86%, dibandingkan dengan konsensus sebesar 2,85%. Secara bulanan, harga konsumen naik 0,64% pada bulan Juli, terbesar dalam 3 bulan, melampaui perkiraan 0,53%.
Tingkat Inflasi Indonesia
Di Indonesia, indeks harga konsumen (IHK) adalah ukuran perubahan selama periode waktu tertentu dalam tingkat harga barang dan jasa secara umum yang diperoleh, digunakan, atau dibayar oleh populasi tertentu untuk dikonsumsi. Kategori terpenting dalam IHK Indonesia adalah Makanan, minuman, dan tembakau (25 persen dari total berat badan), perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga (20,4 persen), Transportasi (12,4 persen), serta Penyedia makanan dan minuman/Restoran (8,7 persen).
Baca Juga: 6 Bansos Cair Bulan September 2022, Bersiaplah Dapat Angin Segar!
Indeks ini juga mencakup: Peralatan rumah tangga, peralatan dan pemeliharaan rutin (6 persen); Perawatan pribadi dan layanan lainnya (5,9 persen), layanan informasi, komunikasi dan keuangan (5,8 persen); Pendidikan (5,6 persen); serta Pakaian dan alas kaki (5,4 persen). Kesehatan dan Rekreasi, olahraga dan budaya menyumbang 4,7 persen sisanya.
Demikian itu informasi daftar bansos Jokowi terbaru dan hubungannya dengan kenaikan harga BBM. Semoga dapat dimengerti.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten