Suara.com - Kasus penembakan Brigadir J membuat nama sejumlah anggota kepolisian menjadi sorotan. Dimulai dari tersangka utamanya, yakni Ferdy Sambo, hingga ke beberapa nama lain. Bahkan bukan cuma polisi yang didiga membantu kejahatan Ferdy Sambo, beberapa nama yang menginvestigasi kasus ikut disorot publik.
Namun menariknya, publik juga memerhatikan kekayaan para polisi ini. Mulai dari aset kekayaan yang dimiliki sampai gaya hidup mewah para polisi tersebut.
Berikut adalah beberapa contoh barang dan gaya hidup mewah yang terlibat di pusaran kasus Ferdy Sambo:
1. Private Jet yang Disebutkan Brigjen Hendra Kurniawan
Yang terbaru, beredar pengakuan Hendra Kurniawan menggunakan jet pribadi untuk perjalanannya menemui keluarga Brigadir J di Jambi atas perintah Sambo.
"Saya berangkat sama-sama menggunakan satu mobil, yaitu saya, Kombes Agus Nur Patria, Briptu Putu, dan Briptu Mika menuju ke Terminal 1B Bandara Soetta. Sampai di bandara kami langsung menuju ke pesawat private jet," ujar Hendra di BAP-nya.
Namun belum ada keterangan mengenai jet pribadi milik siapa yang dimaksud oleh Hendra di BAP-nya.
2. Hendra Kurniawan Juga Kerap Gonta-ganti Mobil Mewah
LHKPN milik Hendra Kurniawan juga menjadi salah satu yang sangat disorot publik di kasus ini. Sebab mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri itu dilaporkan memiliki total kekayaan sebesar Rp3,8 miliar.
Hendra disebut memiliki aset tanah dan bangunan di berbagai daerah, dengan yang terbesar senilai Rp900 juta.
Hendra juga memiliki banyak mobil, seperti Toyota Jeep senilai Rp350 juta, Land Rover Jeep seharga Rp40 juta, serta Toyota Minibus Rp200 juta.
3. Rumah Ferdy Sambo Dilengkapi Lift
Proses rekonstruksi adegan yang dilakukan beberapa hari lalu membuat isi rumah Ferdy Sambo terungkap ke publik.
Termasuk keberadaan berbagai fasilitas mewah di dalamnya, seperti lift serta walk in closet khusus untuk menyimpan koleksi tas bermerek sang istri, Putri Candrawathi.
4. Koleksi Tas Branded Putri Candrawathi
Tag
Berita Terkait
-
Keluarga Brigadir J Minta Putri Candrawathi Ditahan: Gaya Kayak Kondangan, Tenteng Tas Super Mewah
-
Sedang Negosiasi? Pakar Hukum Pidana Ungkap Alasan Mengapa Brigadir J Terus Disebut Pelaku Pelecehan Istri Ferdy Sambo
-
Seali Syah Beberkan Surat Sambo dari Balik Jeruji, Isinya Begini
-
Jefri Nichol Dua Kali Minta Maaf Sebut Anak Ferdy Sambo Biang Rusuh, Netizen: Ada Kang Bakso Depan Rumah
-
Sudah Hampir Dua Bulan Terpisah Maut, Kekasih Mendiang Brigadir J Ungkap Kerinduan: Sekarang Hanya Ketemu di Mimpi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana