Selebtek.suara.com - Jefri Nichol kembali menyampaikan permintaan maaf usai membuat geger jagat maya soal anak Ferdy Sambo, tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang disebutnya bikin ribut di sebuah kelab malam baru-baru ini.
Melalui akun Twitternya, Jefri Nichol meminta maaf karena telah membuat kegaduhan dengan pernyataannya.
"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, jika postingan saya kemarin membuat kegaduhan, yang mana ternyata itu bukan anak dari FS (Ferdy Sambo). Sekali lagi maaf," tulisnya seperti dikutip Selebtek dari akun @jefrinichol, Sabtu (3/9/2022).
Sebelumnya, Jefri Nichol juga telah menyampaikan klarifikasi atas pernyataan yang sempat menggegerkan media sosial tersebut. Ia mengatakan orang yang teriak di klub malam bukanlah anak Ferdy Sambo.
"Maaf, ternyata orang random teriak-teriak sambo di depan club, bukan anaknya," tulis Jefri Nichol.
Meski demikian ia menyinggung pihak yang bersalah tetap harus menjalani hukuman sesuai dengan perbuatannya.
"But still, kalo terbukti bersalah ya harus jalanin hukuman," lanjutnya.
Bintang "Dear Nathan" ini juga membandingkan kondisi dirinya yang dulu sempat berada di sel penjara dengan pejabat.
"I did my time so kenapa pejabat dikasih treatment yang berbeda dari warga sipil?," lanjutnya.
Baca Juga: Kim Hye Soo akan Membintangi Drama Baru tvN, The Queen's Umbrella
Unggahan permintaan maaf Jefri Nichol ini menuai beragam reaksi dari netizen.
"Curiga kamu dapat tekanan," tulis salah satu netizen.
"Jangan ngomong lo diteror," timpal yang lain.
"Gak diancem kan?," tanya seorang netizen.
"Postingan yang di bagikan,bang Nichol ga salah ko..,dan juga Abang ga perlu buat minta maaf,hukum di Indonesia timbal ke atas,hanya orang yang mempunyai uang/jabatan yang tinggi bisa melakukan hak sewenang-wenang.good bangg gw selalu dukung elu kok keep strong brotherrr......," cuitan netizen yang lain.
"Apa jangan-jangan Nichol bilang gini karena dah ada kang bakso depan rumah muter mulu," komentar lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak