Suara.com - Masyarakat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tergabung dalam Masyarakat Tradisi Yogyakarta (Matra) menggelar pagelaran budaya dan doa bersama untuk kemajuan dan kemakmuran Bangsa.
Dalam doa mereka, terselip juga permohonan agar Indonesia diberi pemimpin yang baik, cinta rakyat, nasionalis, dan membawa kemajuan.
Prosesi budaya serta doa diikuti oleh sekitar 200 orang di kawasan Tugu Pal Putih atau Tugu Yogyakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.
Koordinator Acara, Totok Ispurwanto mengatakan, Ganjar saat ini lebih dikenal sebagai gubernur Jateng yang kreatif, berhasil membangkitkan partisipasi masyarakatnya, tegas pada penyelewengan, serta sarat dengan inovasi kemajuan. Namun sebenarnya ada sisi Ganjar yang tak mungkin dilupakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kala itu sebagai anggota DPR RI Komisi II, Ganjar Pranowo berada di garda terdepan dalam mempertahankan Yogyakarta sebagai daerah istimewa.
Ganjar pula yang punya andil besar dalam penyusunan hingga pengesahan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 yang menegaskan keistimewaan Yogyakarta sebagai provinsi yang mempunyai kekhususan dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kami masyarakat tradisi Yogyakarta pada hari ini mengadakan gelar budaya dan ritual sebagai ungkapan doa meminta keutuhan dan kemakmuran Bangsa ini. Juga sekaligus ucapan terima kasih untuk Mas Ganjar Pranowo, agar beliau selalu mendapatkan kekuatan, semangat di dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai pemimpin di Jawa Tengah," kata Totok usai prosesi doa di lokasi.
Totok menjelaskan, perjuangan mempertahankan keistimewaan Yogyakarta ditempuh melalui dua jalur, yakni jalur diplomasi dan jalur gerakan kerakyatan. Kala itu, Ganjar memperjuangkan keistimewaan Yogyakarta melalui jalur diplomasi dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat.
"Tanpa mengurangi peran dari komponen masyarakat lain, yang kami saksikan, yang nyata di lapangan, Bapak Ganjar ini secara konsisten, secara berani, langsung memberikan kontribusi yang sangat besar," ucapnya.
Baca Juga: Mengenal dan Memahami 'Rurun', Identitas Sapaan Marga Karo yang Unik
Masyarakat Yogyakarta, kata Totok, tidak akan lupa akan jasa Gubernur Jateng dua periode tersebut.
"Ucapan terima kasih ini tidak terlepas dari peran beliau Mas Ganjar 10 tahun yang lalu di dalam pengesahaan UU Nomor 13 Tahun 2012 terkait keistimewaan Yogyakarta," tuturnya.
Menurut Totok, acara ini dikemas dalam bentuk pagelaran budaya yang melibatkan sedulur-sedulur abdi dalem dan Empat Bergada (Seni keprajuritan yang berasal dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat) dengan jumlah total 200 orang.
Mereka mengenakan pakaian adat keprajuritan dan pakaian adat setempat dari empat arah dan berkumpul di Tugu Pal Putih untuk melakukan ritual doa.
Totok menambahkan, kirab budaya dan doa ini juga sekaligus memperingati Satu Dasawarsa Keistimewaan Yogyakarta.
Pengakuan peran Ganjar dalam lahirnya UU Keistimewaan Yogyakarta itu diakui juga oleh Ketua Lembaga Kebudayaan Jawa Sekar Pangawikan, Yogyakarta, Bambang Nursinggih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9