2. Alasan KPK Memanggil Anies
Sebelumnya, lembaga anti-rasuah menjelaskan terkait dengan alasannya memanggil Anies Baswedan soal penyelidikan kasus Formula E. KPK menjelaskan bahwa tim penyelidik membutuhkan keterangan Anies terkait dengan perhelatan balapan mobil listrik yang digelar megah di Jakarta tersebut.
"Dalam proses penyelidikan, KPK tentu dapat mengundang berbagai pihak untuk dikonfirmasi dan diklarifikasi oleh tim penyelidik KPK, sehingga siapapun jika memang keterangannya dibutuhkan pasti akan kami panggil," kata juru bicara KPK, Ali Fikri, Selasa,(6/9/2022).
3. Anies Diberondong Pertanyaan
Diketahui, dalam panggilannya tersebut, Anies Baswedan diberondong pertanyaan dari pihak KPK mengenai tawaran awal digelarnya Formula E, hingga pada anggarannya. Para penyidik KPK menyelidiki bagaimana eksekusi, pertanggung jawaban, hingga keuntungan dari dilaksanakannya ajang balap mobil listrik tersebut.
4. Soroti Kontrak antara Pemda DKI dengan Formula E
Diketahui, KPK juga turut menyoroti mengenai kontrak antara Pemda DKI Jakarta dengan Formula E untuk tiga musim balapan atau hingga tahun 2024. Padahal, masa jabatan Anies Baswedan diketahui akan habis pada bulan Oktober mendatang.
KPK khawatir dengan pertanggung jawaban Anies jika tahun depan penggantinya atau pltnya melihat ini tidak bisa dilaksanakan karena ternyata hitung-hitungan ekonomis yang dinilai tidak menguntungkan. Padahal, seperti diketahui bahwa commitment fee tidak bisa ditarik kembali.
5. Datang sendiri
Baca Juga: Anies Diperiksa 11 Jam Terkait Formula E, Legislator: Positif Thinking Saja pada KPK
Meski merupakan pejabat tinggi Pemprov DKI Jakarta, Anies Baswedan datang sendiri ke kantor KPK. Tanpa kawalan, Anies datang mengenakan seragam dinasnya berwarna putih dan tangannya menenteng map biru.
Anies juga sempat menyapa wartawan di depan gedung KPK sambil mengacungkan jempol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing